Breaking News:

Berita Persiraja

Tim Transisi 'Lempar Handuk', Nasib Persiraja Ikut Liga 2 Tunggu Hasil Negosiasi Investor   

Sementara Tim Transisi Persiraja bentukan Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq saat ini sepertinya sudah ‘lempar handuk’ alias menyerah.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Anggota Tim Transisi Persiraja, Iskandar 

Laporan Masrizal | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Selangkah lagi, nasib Persiraja Banda Aceh akan berakhir di pentas sepakbola nasional.

Persiraja hanya berharap keajaiban adanya investor yang serius mengakuisisi saham klub dari Nazaruddin Dekgam yang jauh-jauh hari sudah mundur sebagai presiden klub.   

Sementara Tim Transisi Persiraja bentukan Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq saat ini sepertinya sudah ‘lempar handuk’ alias menyerah.

“Kita hanya menunggu hasil negosiasis investor dengan manajemen lama,” kata Iskandar dari Tim Transisi Persiraja kepada Serambinews.com, Minggu (21/8/2022).

Iskandar mengatakan hal itu saat ditanyai mengenai nasib Persiraja di Liga 2.

Sebab, kompetisi kasta kedua di Tanah Air itu akan dimulai pada 28 Agustus 2022.

Baca juga: Jelang Liga 2 2022, Nasib Persiraja Diujung Tanduk, Dek Gam: Saya Tak Hambat Persiraja Berkompetisi

Sementara Persiraja harus memberikan konfirmasi kepastiaan keikutsertaan liga kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator pada Senin (22/8/2022) besok.

“Kita Tim Transisi tidak tahu mau bilang apa lagi. Semua upaya sudah kita lakukan, termasuk mendaftarkan Persiraja agar tetap bermain di Liga 2,” beber dia.

“Kita berharap besok sudah ada keputusan, jika tidak Persiraja akan tinggal kenangan,” ucap Iskandar.

Iskandar yang juga menjabat Asisten Setdako Banda Aceh menerangkan, apabila negosiasi tidak membuahkan hasil, maka Persiraja tidak bisa bermain di Liga 2.

Sehingga secara otomatis akan turun kasta ke Liga 3 atau liga amatir.

“Tapi kalau untuk sekarang, ikut Liga 3 pun sudah tidak bisa lagi,” imbuhnya.

Baca juga: Ismail Rasyid Batal Akuisisi Saham Persiraja, Tim Transisi Minta Manajemen Lama Segera Lakukan RUPS

Iskandar menyebutkan, calon investor yang sedang melakukan negosiasi dengan Nazaruddin Dekgam adalah pengusaha lokal.

Menurutnya, siapapun boleh mengelola klub asalkan pengusaha lokal karena klub ini milik rakyat Aceh.

“Sebenarnya kita sedih jika Persiraja tidak ikut Liga 2. Kita berharap siapa saja boleh ambil Persiraja, yang penting orang Aceh,” urainya.

“Kalau diambil pengusaha luar, sudah pasti homebase-nya akan di luar Aceh nanti,” ungkap Iskandar.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved