Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022
Sejarah Perhelatan Kejuaraan Dunia Bulutangkis, Indonesia Raih 23 Gelar Sejak 1977, Ini Daftarnya
Kejuaran Dunia Bulutangkis sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1977 dan telah bergulir sebanyak 25 edisi.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Sejarah Perhelatan Kejuaraan Dunia Bulutangkis, Indonesia Raih 23 Gelar Sejak 1977, Ini Daftarnya
SERAMBINEWS.COM – Kota Metropolitan Tokyo, Jepang akan menjadi saksi penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2022.
Kejuaran Dunia Bulutangkis 2022 akan berlangsung pada 22-28 Agustus 2022, yang diikuti oleh sejumlah perwakilan benua.
Kejuaraan Dunia Bulutangkis atau BWF World Championships merupakan perhelatan yang berdiri sejajar dengan Olimpiade.
Kejuaraan ini juga menjadi ajang bergengsi dan ujian teratas bagi para pemain bulutangkis.
Baca juga: Anthony Ginting Bikin Jantungan di Hari Pertama Kejuaraan Dunia 2022, Chico Dibantai Wakil Malaysia
Kejuaran Dunia Bulutangkis sendiri sudah berlangsung sejak tahun 1977 dan telah bergulir sebanyak 25 edisi.
Mungkin, kejuaraan ini relatif baru dibandingkan dengan sejarah kompetisi olahraga lain atau turnamren Badminton All England, Thomas dan Uber Cup.
Tetapi, kejuataan ini tidak butuh waktu lama untuk berkembang menjadi ujian sesungguhnya dari pemain individu dan pasangan teratas pebulutangkis.
Kejuaraan All England, pada mulanya sudah berfungsi sebagai kejuaraan dunia tidak resmi untuk disiplin individu.
Sejak akhir 1940-an, Piala Thomas — dan kemudian Piala Uber — menawarkan kesempatan unik bagi tim putra dan putri untuk membuktikan diri sebagai yang terbaik di dunia, para atlet sudah mampu membuktikan diri secara individu.
All England telah memberikan kesempatan itu dengan kelas, prestise, dan tradisi yang berasal dari awal abad ke-20.
Dilansir dari laman BWF, pemenang awal Kejuaran Dunia BWF perdana pada tahun 1977 adalah Denmark.
Pemain Denmark yang turun mengambil tiga dari lima gelar, dengan Lene Køppen memenangkan emas di tunggal dan ganda.
Pada edisi berikutnya, tahun 1980 di Jakarta, tuan rumah Indonesia mengambil semua kecuali satu gelar, yakni ganda putri.
Hingga saat ini, dua pemain Indonesia dengan gelar juara dunia terbanyak dipastikan oleh Hendra Setiawan dan Liliyana Natsir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Hendra-Setiawan-dan-Liliyana-Natsir-menjadi-dua-pemain-dengan-raihan-gelar-juara-dunia-terbanyak.jpg)