Jumat, 10 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Ukraina Bikin Bunker di Sekolah, 2,8 Juta Anak Jadi Pengungsi

Ukraina memutuskan membuat sejumlah bunker di sekolah-sekolah demi mencegah kehilangan generasi muda termasuk anak-anak karena gempuran militer Rusia

Editor: bakri
AFP
Presiden Volodymyr Zelensky bersama pengawalnya di sebuah bunker di Ibu Kota Kiev,Ukraina. 

KYIV- Ukraina memutuskan membuat sejumlah bunker di sekolah-sekolah demi mencegah kehilangan generasi muda termasuk anak-anak karena gempuran militer Rusia.

Ukraina terancam kehilangan generasi muda akibat perang yang berkecamuk di negara tersebut.

Salah satu alasan orang-orang dewasa meninggalkan negara itu yakni demi kelangsungan pendidikan anak mereka.

Kepala Teach for Ukraina, lembaga pendidikan nirlaba yang melatih dan merekrut guru muda, Oksana Matiiash, mengatakan, negara Eropa Timur itu terancam kehilangan generasi muda.

"Perang ini menciptakan risiko generasi muda yang hilang," kata Matiiash seperti dikutip CNN, Selasa (23/8/2022).

Menurut dia, orang-orang yang telah meninggalkan Ukraina mengatakan pendidikan anak sebagai salah satu alasan mereka tak kembali ke negara asal.

Data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukkan sebanyak 6,3 juta jiwa meninggalkan Ukraina.

Mayoritas dari mereka merupakan perempuan dan anak-anak.

"Itulah mengapa kita perlu memperhatikan memberikan tempat perlindungan di sekolah yang layak, sehingga anak-anak bisa menerima pendidikan tanpa khawatir keselamatan mereka," imbuh dia.

Baca juga: Finlandia Sudah Siapkan 50.000 Lebih Bunker untuk Tampung 80 Persen Penduduk, Ini Tujuannya

Baca juga: Ukraina Evakuasi 100 Warga Sipil Darii Pabrik Baja Mariupol, Pejuang Tetap Terjebak di Bunker

Bagi Matiiash yang terpenting saat ini adalah membuat anak-anak bisa kembali ke rutinitas dan mengalihkan pikiran mereka dari kengerian perang.

Dengan demikian, para siswa bisa menilik kembali nilai-nilai dalam pendidikan.

"Anak-anak sulit melihat nilai-nilai dalam pendidikan jika semuanya yang ada di sekitar mereka berantakan," kata Matiiash lagi.

Pemerintah Ukraina kini berusaha membangun bunker agar para murid bisa kembali bersekolah.

Pada September mendatang, pelajar Ukraina akan memasuki tahun ajaran baru.

Namun, mereka diselimuti kecemasan karena perang yang tak berkesudahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved