Breaking News:

Berita Pidie

Petani Tomat di Pidie ‘Menangis’, Harga Tomat Terjun Bebas, Cuma Dihargai Rp 2.000/Kg

Bagaimana tidak, dari biasanya dihargai sebesar Rp 5.500/kg, justru kini Cuma dibandrol pada kisaran Rp 2.000/kg.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Petani di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie memanen tomat, Sabtu (27/8/2022). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga tampung komoditi jenis tomat terjun bebas selama tiga hari terakhir.

Bagaimana tidak, dari biasanya dihargai sebesar Rp 5.500/kg, justru kini Cuma dibandrol pada kisaran Rp 2.000/kg.

'Harga tomat di tingkat agen penampung sangat menyayat hati petani,” sebut Ibrahim (47), bersama M Qadri (18), dan Amar (19), ketiganya petani tomat di Gampong Baroh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie kepada Serambinews.com, Sabtu (27/8/2022).

“Dalam tiga hari terakhir, harga terjun bebas atau anjlok dari biasanya bertahan Rp 5.500/kg, justru saat ini menjadi Rp 2.000/kg," beber Ibrahim.

Diakui Ibrahim, selama sepekan terakhir, masa panen tomat secara merata di tingkat petani lokal mulai dilakukan.

Sehingga pasokan untuk beberapa pusat pasar mulai melimpah.

Baca juga: Ini Resep Mie Tomat Kuah dan Goreng Ala Chef Devina Hermawan, Rasanya Segar dan Gurih

Maka dengan sendirinya juga harga pun perlahan turun secara signifikan atau lebih tepat anjlok hingga di tingkat paling rendah Rp 2.000/kg. 

Menurut Ibrahim, hal ini tidak sebanding dengan modal usaha yang dikeluarkan jauh labih mahal.

Dari persiapan lahan, plastik mulsa hingga pupuk dan penyemprotan.

Baca juga: Harga Cabai Merah Masih Pedas Dalam Sebulan Terakhir,  Segini Harga Tomat dan Bawang di Pidie Jaya

“Kami meminta pemerintah atau instansi terkait dapat turun tangan mengatasi terhadap anjloknya harga komoditi hasil pertanian masyarakat," ungkapnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved