Rabu, 22 April 2026

Info BMKG

BMKG Banda Aceh Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Aceh Selatan

Acara yang berlangsung di ruang serbaguna Lantai 3 Gedung Bappeda Aceh Selatan ini dibuka oleh Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma...

Penulis: Taufik Zass | Editor: Eddy Fitriadi
Foto IST
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) gelar kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Aceh 2022. BMKG Banda Aceh Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Aceh Selatan. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) menggelar kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Aceh 2022.

Acara yang berlangsung di ruang serbaguna Lantai 3 Gedung Bappeda Aceh Selatan ini dibuka oleh Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP, Selasa (30/8/2022). 

Turut hadir secara virtual Anggota DPR RI Komisi V, H Irmawan SSos MSos, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto MSi, juga Kepala Stasiun Meterelogi SIM Banda Aceh, Nasrol Adil SSi MT, Bupati Aceh Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah, Cut Syazalisma SSTP.

Selain itu juga hadir Dandim 0107/Asel diwakili, Kapolres Aceh Selatan diwakili Kepala Pos TNI Angkatan Laut (AL), Kepala SKPK, para Panglima Laot se Kabupaten Aceh Selatan, Abdya serta Aceh Barat serta para undangan lainnya. 

Pada kesempatan itu, Kepala Stasiun Meteorlogi SIM Banda Aceh, Nasrol Adil SSi MT, menyampaikan bahwa ini sebuah program unggulan, secara dasar hukum program ini sangat didukung oleh dunia internasional dalam pembangunan jangka menengah dari BMKG dari tahun 2015 s/d 2019 dan RPJM dari tahun 2020 s/d 2024 yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 tahun 2009 tentang BMKG

"Program yang dilaksanakan ini sangat berguna untuk kesejahteraan nelayan salah satunya adalah bagaimana mengetahui informasi cuaca dan prakiraan cuaca ketika akan melaut," katanya.

Tak hanya itu, sambungnya, BMKG juga akan memberikan sebuah informasi untuk mengetahui titik dimana adanya ikan, sehingga para nelayan tidak bersusah payah untuk mencari ikan akan tetapi langsung melakukan penangkapan ikan sesuai titik yang telah ditetapkan. 

Sementara itu, Sekda Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP dalam sambutannya mengatakan bahwa, BMKG telah sejak lama menjadi mitra kerja bagi aparat pemerintah berbagai sektor, salah satunya perikanan.

"BMKG tidak hanya memberikan bantuan kepada nelayan dalam hal imformasi cuaca kemaritiman tetapi juga mampu menyediakan informasi daerah tangkapan dengan jumlah populasi ikan maksimal atau dikenal dengan istilah Fishing Ground," ungkapnya.

Dengan kehadiran BMKG dan informasi lokasi tangkapan, lanjut Sekda, maka kini nelayan tidak lagi mencari lokasi penangkapan saat melaut. Namun cukup mengikuti informasi berdasarkan lokasi daerah tangkapan atau fishing Ground yang disediakan BMKG.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Ia berharap akan ada inovasi dan lompatan yang terus dilakukan BMKG guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Informasi tersebut tidak hanya digunakan peserta yang hadir di sini, tetapi para stakeholder yang hadir harus dapat menjadi mediator dan penyuluh dalam menyebarluaskan informasi cuaca serta mampu mendukung kegiatan perikanan dan kelautan," pungkasnya.(*)


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved