Breaking News:

Berita Pidie

Lestarikan Warisan Leluhur, Ribuan Warga Delima Gelar Tradisi Khanduri Blang

"Tradisi khanduri blang dirangkai dengan doa bersama, dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT,"

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Warga berdoa pada momen khanduri blang di kompleks makam Tgk Syiek Di Reube di Gampong Raya, Mukim Reube. 

"Tradisi  khanduri blang dirangkai dengan doa bersama, dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT," kata H Jamaluddin ST MM, putra asal Kecamatan Delima, Selasa (30/8/2022). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ribuan warga Kecamatan Delima, Pidie masih eksis menggelar khanduri blang atau kenduri sawah.

Kegiatan itu dipusatkan  di kompleks makam Tgk Syiek Di Reube di Gampong Raya, Mukim Reube, Senin (29/8/2022). 

Khanduri blang merupakan warisan leluhur yang kini dijadikan tradisi bagi warga yang dilaksanakan secara turun temurun.

Tujuannnya untuk meminta kepada Allah SWT, agar tanaman padi dijauhkan dari hama penyakit. 

Pada momen khanduri blang, petani memanjatkan doa bersama supaya hasil panen padi bisa melimpah dan berkah. 

"Tradisi khanduri blang dirangkai dengan doa bersama, dilakukan sebagai bentuk syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan Allah SWT," kata H Jamaluddin ST MM, putra asal Kecamatan Delima, Selasa (30/8/2022). 

Ia menyebutkan, saat menggelar khanduri blang, warga patungan menyumbang dana untuk membeli hewan ternak untuk disembelih.

Hewan yang disembelih itu dimasak dengan menu kuah beulangong, untuk dibagi kepada ratusan kepala keluarga (KK).

Baca juga: Menjaga UUPA Melalui Khanduri Blang

Kuah beulangong pada khanduri blang, disantap setelah tokoh masyarakat dan Muspika Delima hadir. 

"Kegiatan ini telah dilakukan sejak masa kesultanan Aceh, yang kini masih dilestarikan masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini tradisi itu terus dipertahankan warga sebagai momen silaturahmi sesama masyarakat, dengan menjaga kekompakan dan solidoritas bersama sebelum turun ke sawah.

Sebelum turun sawah, warga melaksanakan gotong royong dengan pembersihan saluran air, yang dilaksanakan pada tanggal 11 September hingga 2 Oktober  2022.

Sementara penyemaian benih padi dilaksanakan tanggal 1 November  2022.

Khanduri blang dihadiri Camat Delima Karniadi SSos, Kapolsek Iptu Hendra SE, dan Danramil Letda Inf Muhammad. (*)

Baca juga: TA Khalid Hadiri Khanduri Blang di Panga Aceh Jaya

 
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved