Berita Pidie
Dikeluhkan Jalan Masuk Pasar Pante Tengoeh Kota Sigli Becek dan Berlubang
Ruas jalan tersebut selama ini sangat meresahkan para nyak-nyak yang menggelar dagangan sayuran pada kedua sisi badan jalan.
Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
Ruas jalan tersebut selama ini sangat meresahkan para nyak-nyak yang menggelar dagangan sayuran pada kedua sisi badan jalan.
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ratusan pedagang dan pembeli di Pidie mendesak Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) untuk menangani jalan rusak di komplek pasar.
Perlu ditangani ruas jalan utama pada pintu gerbang pusat pasar rakyat Pante Tengoh, Kota Sigli, Pidie dengan kondisi berlubang dan tergenang air.
Ruas jalan tersebut selama ini sangat meresahkan para nyak-nyak yang menggelar dagangan sayuran pada kedua sisi badan jalan.
'Sudah sepekan hujan mengguyur Pidie sehingga genangan air pada lobang ruas jalan dibawah gerbang pintu utama kerap kecipratan oleh kendaraan yang melintas," sebut Abdul Razak (67).
Hal ini juga dibernarkan Nek Sumarni (60) kepada Serambinews.com, Kamis (1/9/2022).
Karena kondisi sangat mengusik kenyamanan terhadap barang dagang yang digelar didua sisi ruas jalan utama itu.
Pihak pedagang mendesak dinas terkait, Disperindagkop agar dapat menangani pembinaan kembali serta jika perlu dilakukan pengaspalan.
Menurut Abdul Razak selama ini pemerintah selalu memungut Restribusi bagi para pedagang pada setiap hari. 'Maka alangkah bijaknya dana Restribusi itu dapat digunakan untuk pemeliharaan ruas jalan utama ini,"ujarnya.
Selain itu itu juga, Hery Saputra SH yang merupakan selaku pembeli dari Kecamatan Simpang Tiga, Pidie kepada Serambinews.com, Kamis (1/9/2022) mengatakan, kondisi ruas jalan berlubang serta digenangi air sangatlah menyulitkan bagi para pembeli dalam menjangkau akses titik pusat pasar.
"Ratusan bahkan ribuan warga yang kerap melintasi ruas titik jalan utama pusat pasar merasa kurang nyaman dengan kubangan badan jalan, maka pemerintah atau Disperindagkop musti segera membuka tindakan penyempurnaan,"ujarnya.
Selain itu juga ada beberapa titik pada pusat transaksi ikan diberapa ruas titik telah rusak sehingga menjadi kumuh serta menebar aroma yang tidak sedap akibat genangan air. 'Jadi butuh penanganan yang sigab,"jelasnya.
Kepala Disperindagkop Pidie,
Cut Afrianidar SH MSi yang dikonfirmasi Serambinews.com, secara terpisah, Kamis (1/9/2022) mengatakan, penanganan ruas jalan di pusat Pasar Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli menjadi tangung jawab selain Disperindagkop, Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman.(Perkim)
'Jadi, hasil koordinasi dengan lintas terkait, penangan ruas jalan utama pasar rakyat Pante Tengoh Kota Sigli menjadi wewenang Dinas Perkim dan hari ini juga ditangani,"ungkapnya. (*)