Berita Banda Aceh

Kiprah Muhammad Ichram, Putra Aceh Peraih Juara Dua Manusia Terkuat di Dunia

Strongman adalah jenis olahraga yang mempertandingkan orang-orang paling kuat di dunia

Editor: bakri
Kiprah Muhammad Ichram, Putra Aceh Peraih Juara Dua Manusia Terkuat di Dunia - Atlet-strongman-Indonesia-asal-Aceh-Muhammad-Ichram.jpg
FOR SERAMBINEWS.COM
Atlet strongman Indonesia asal Aceh, Muhammad Ichram (paling kiri) meraih juara II dalam kejuaran International Strongman Poksi Merdeka II, di Dechation Pondok Indah Jakarta, Sabtu (27/8/2022).
Kiprah Muhammad Ichram, Putra Aceh Peraih Juara Dua Manusia Terkuat di Dunia - Muhammad-Ichram-Putra-asal-Aceh-Juara-2-International-Strongman-Poksi-Merdeka-II-2022.jpg
FOR SERAMBINEWS.COM
Muhammad Ichram, putra asal Aceh berhasil meraih juara 2 kejuaraan International Strongman Poksi Merdeka II yang digelar di Dechation Pondok Indah Jakarta Sabtu (27/8/2022).

Strongman adalah jenis olahraga yang mempertandingkan orang-orang paling kuat di dunia.

Olahraga ini termasuk jenis pametan dan penggunaan otot dengan cara menarik, mendorong, hingga mengangkat beban dengan variasi angkatan.

Salah satu dari orang-orang terkuat itu ternyata ada yang berasal dari Aceh, yaitu Muhammad Ichram.

MUHAMMAD Ichram, putra asal Aceh berhasil meraih juara kedua kejuaraan International Strongman Poksi Merdeka II yang digelar di Dechation Pondok Indah Jakarta, Sabtu (27/8/2022).

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Orang Kuat Seluruh Indonesia (Poksi) itu menghadirkan atlet dari sembilan negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Pakistan, Rusia, Taiwan, Hongkong, dan Brasil.

"Alhamdulillah, sangat bangga sekali membawa nama Indonesia, bermain bukan di kelas kita namun bisa menang," ucap Ichram saat dihubungi Serambi, Rabu (31/8/2022).

Ichram bercerita, dalam kejuaraan itu ia mengikuti kelas 80 Kilogram.

"Saat bertanding, berat saya 72 Kg dan lawan dari Brunei 83 Kg.

Ada tiga game saat bertanding, game pertama dan kedua kita jauh dominan lebih kuat dan tercepat.

Namun saat tarik mobil (game ketiga) kita jauh kalah bobot," tambahnya.

Baca juga: Tiga Lifter Binaan KONI Aceh Sumbang Lima Emas Kejuaraan Invitasi Nasional Angkat Berat Klasik II

Baca juga: Empat Putra Aceh Ikut Misi Perdamaian di Afrika Tengah, Tergabung Dalam Satgas Garuda Bhayangkara

Meski demikian, Ichram menerima hasil tersebut dengan keluar sebagai juara kedua karena melawan kontestan dari berbagai negara di kelas 80 Kg.

Juara pertama diraih oleh Azhar, atlet asal Brunei Darussalam dengan berat badan 83 Kg.

Sementara juara tiga diraih Zhiya Maulana, atlet asal Indonesia dengan berat badan 80 Kg.

"Yang membuat saya bangga adalah rasa gregetnya, sedikit lagi, yaitu hanya masalah bobot.

Namun saya tetap bangga, saya membela Indonesia dengan postur yang kecil tetapi memiliki kekuatan dan kecepatan di atas rata-rata," tambahnya.

Diketahui selama kariernya, Ichram memegang empat cabang olahraga yakni calisthenic, binaraga, powerlifting dan strongman.

Ia sudah memenangkan sejumlah kejuaraan di tingkat nasional dan internasional.

Baca juga: Kisah Teungku Munawir, Putra Aceh Jadi Imam Masjid di New York

Beberapa yang paling bergengsi di antaranya juara pertama kejuaraan Strongest Team (lima negara) pada Agustus 2018.

Kemudian, juara pertama Strongmania (tujuh negara) pada Desember 2019.

Selanjutnya, juara pertama kejuaraan dunia Static Monster Worldwide (35 negara) pada Oktober 2020, dan terakhir juara kedua Poksi Merdeka II (9 negara) pada 27 Agustus 2022.

Profil Muhammad Ichram

Muchammad Ichram, merupakan putra Langsa kelahiran Bireuen 11 November 1989.

Sebelumnya ia dinobatkan sebagai juara pertama dunia Static Monsters Worldwide 2020.

Putra Aceh ini menjadi orang Asia pertama juara di kompetisi itu.

Ichram atau yang saat ini dikenal dengan nama Coach IM merupakan anak ke-5 dari 6 bersaudara.

Putra dari pasangan Zulkarnaen dan Prilastri pernah menempuh pendidikan di Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) Bustanul Ulum Kota Langsa, Aceh Timur.

Namun pendidikan di madrasah itu hanya ditempuh selama beberapa tahun, mulai dari tahun 2006 hingga 2008.

Pendidikan selanjutnya dijejaki di SMA Negeri 1 Langsa, pada tahun 2008 hingga 2010.

Segudang prestasi di bidang olahraga telah diraih oleh Ichram.

Sebelum meraih juara dunia ini, Ichram juga sudah dua kali menyabet posisi pertama sebagai Atlet International Strongman dalam kompetisi yang digelar tahun 2018 dan 2019.

Pria yang hampir berusia 33 tahun ini juga memperoleh juara pertama Binaraga PORA Aceh pada tahun 2018.

Saat ini, ia berprofesi sebagai salah satu pelatih profesional yang bersertifikat baik skala Nasional maupun Internasional.

Dengan memanfaatkan bakat dan kemampuan di bidang olahraganya, strongman asal Aceh ini juga menggeluti bidang entrepreneur sebagai Founder dari I'm Power Group Indonesia (IPGI).

Sebuah prestasi yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Ichram.

Pada awalnya, ia hanya seorang atlet binaraga yang berkecimpung di Komunitas Strongman dan Calisthenic.

Bahkan sebelumnya, ia justru memiliki cita-cita di luar dari bidang yang ditekuni saat ini, yakni menjadi seorang aktor.

Ichram sempat membintangi sebuah film pada tahun 2015 berjudul Lari Mira yang tayang di Persari TV3 Malaysia.

Ia juga pernah menjadi karyawan kantoran dan berbagai pekerjaan lainnya.

Karena keinginannya untuk bisa menginspirasi dan memberikan motivasi bagi masyarakat, Ichram lalu memutuskan untuk menjadi seorang olahragawan.

Niatnya, ilmu yang sudah dia dapatkan lalu diedukasikan kepada masyarakat, khususnya di tanah kelahirannya yaitu Provinsi Aceh.

Untuk itu, Ichram berkelana ke Jakarta, menimba ilmu agar bisa membagikannya kepada masyarakat Aceh.

Tak diduga, ternyata itikad baiknya itu mengantarkan pria bertubuh kekar ini bertemu dengan beberapa tokoh binaragawan yang namanya tak asing lagi di publik, yakni Ade Rai.

Ia juga sudah diundang di beberapa stasiun TV nasional di Indonesia.

Bagi Ichram, hal itu berpengaruh positif dan membuka pemikirannya untuk lebih berprestasi lagi.(rn/yn)

Baca juga: Presiden Diminta Angkat Putra Aceh Kembali Masuk Kabinet, Miliki Pengaruh di Tingkat Nasional

Baca juga: Lifter Angkat Berat Binaan KONI Aceh Asal Langsa Raih Emas dan Perak di Invitasi Nasional Denpasar

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved