Banjir Aceh Besar
Delapan Desa di Aceh Besar Terendam Banjir dan Longsor, 41 Rumah Tergenang
Saat ini air udah surut total dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing serta aktifitas sudah normal kembali. Tak ada korban jiwa akibat banjir t
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Indra Wijaya | Jantho
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Delapan desa terdampak banjir dan longsor di Kecamatan Lhoong, Aceh Besar, akibat hujan deras yang terjadi sejak kemarin.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Ridwan Jamil, Jumat (2/9/2022) mengatakan, delapan desa tersebut meliputi Desa Suhom, Krueng Kala, Pudeng, Geunteut, Lam Sujen, Sungko Mulat, Meunasah Lhok dan Pasie.
Ia mengatakan, untuk Gampong Pudeng, ada 13 KK yang terdampak.
Gampong Baroh Krueng Kala 2 KK, Gampong Pasie 18 KK, dan Gampong Meunasah Lhok 8 KK.
"Saat ini air udah surut total dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing serta aktifitas sudah normal kembali. Tak ada korban jiwa akibat banjir tersebut," kata Ridwan.
• Banjir dan Longsor Landa Aceh, Warga Sapek Minta Dievakuasi
Selain itu lanjut dia, akibat hujan deras tersebut juga terjadi tanah longsor di kaki Gunung Paro Lhok Seudu.
Material tanah tersebut saat ini sudah dibersihkan oleh PUPR Balai pengawasan jalan, lalulintas B Aceh - Meulaboh sudah normal kembali.
Kata Ridwan, sesuai amatan dan laporan petugas piket pemadam BPBD Aceh Besar Pos Lhoong pada pagi hari ini Kondisi debit air Krueng Lamsujen sudah normal seperti mana biasanya.
"Demikian juga dengan kondisi cuaca sesuai amatan petugas secara visual di Kecamatan tersebut pada pagi hari ini sudah kembali cerah," pungkasnya.(*)
• Ketua KIP Aceh Singkil: Media Berperan Penting Dalam Sukseskan Pemilu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/hujan-98u.jpg)