Breaking News:

Berita Abdya

Harga Cabai Merah di Abdya Masih Capai Rp 120 Ribu Per Kilogram, Ini Penyebabnya

Padahal di sebagian daerah lain di Aceh, saat ini harga cabai merah sudah turun dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp 120 ribu per kilogram, kini se

Penulis: Taufik Zass | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Cabai merah di pasar tradisional Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya. Foto direkam beberapa hari lalu 

Padahal di sebagian daerah lain di Aceh, saat ini harga cabai merah sudah turun dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp 120 ribu per kilogram, kini sekitar Rp 80 ribu per kilogram.

Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Akibat kurangnya pasokan dari daerah penghasil membuat harga cabai merah di pasar tradisional Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya ( Abdya) masih mahal.

Hingga Jumat (2/9/2022) harga cabai merah di Abdya masih berkisar Rp 95.000 - Rp 120.000/Kg.

Padahal di sebagian daerah lain di Aceh, saat ini harga cabai merah sudah turun dari sebelumnya yang sempat mencapai Rp 120 ribu per kilogram, kini sekitar Rp 80 ribu per kilogram.  

Sejumlah pedagang di pasar tradisional Blangpidie yang ditanyai Serambinews.com, Jumat (2/9/2022) mengaku mahalnya harga cabai merah itu akibat banyak petani lokal gagal panen.

Akibatnya pasokan bahan bumbu dapur itu tidak seimbang dengan permintaan.

Baca juga: Cabai Merah Bertahan di Kisaran Rp 70.000-Rp 75.000/Kg, Bawang Merah Turun jadi Rp 25.000/Kg

"Kami ambil cabai dari petani lokal, karena cabai lokal lebih tahan lama dibandingkan dengan cabai dari Medan, Sumatera Utara.

Ya, karena kurangnya pasokan dari petani membuat harga cabai merah saat ini melambung tinggi," kata Sudir, pedagang di pasar tradisional Blangpidie.

Sementara itu, Kurniawati, ibu rumah tangga di Kecamatan Kuala Batee mengaku naiknya harga cabai merah tidak membawa dampak yang berarti bagi mereka yang tinggal di desa.

"Ya, kalau beli langsung dari petani bisa lebih murah jika dibandingkan dengan berbelanja ke pasar," ungkapnya.

Beda halnya dengan Rika, warga Kota Blangpidie ini mengaku dengan melonjaknya harga cabai merah ini membuat ia harus mengurangi konsumsi bumbu dapur ini.

Baca juga: VIDEO Harga Cabai Merah di Pidie Kembali Melambung

"Ya, jika sebelumnya sekali beli sekilo sekarang belinya cukup setengah kilo aja," ungkap Rika.

Ia mengaku, akibat tingginya harga bumbu dapur incaran ibu-ibu rumah tangga ini membuat para konsumen menjadi kewalahan dalam memenuhi kebutuhan cabai untuk sehari-hari.

Begitu juga dengan pelaku usaha rumah makan, mereka harus mengurangi jumlah pembelian akibat harga cabai kian mahal.

"Kondisi harga cabai merah saat ini lumayan tinggi jika dibanding beberapa bulan sebelum Ramadhan yang hanya berkisar Rp 30.000- Rp 35.000/kg.

Wajar saja, jika para konsumen menjadi kewalahan, lantaran harganya jauh lebih tinggi dari harga normal," kata Salma, ibu ruma tangga lainnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved