Sabtu, 2 Mei 2026

Massa Demo DPRK Aceh Singkil

Bupati Aceh Singkil Safriadi Jawab Tuntutan Demonstran di Kantor Dewan 

Bupati Safriadi yang semula duduk di lantai teras DPRK Aceh Singkil, mendengarkan orasi pengunjuk rasa berdiri ketika diberikan kesempatan menanggapi.

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
TANGGAPI DEMONSTRAN - Bupati Aceh Singkil, Safriadi tanggapi tuntutan demonstran yang berunjuk rasa di Kantor DPRK setempat di Kampung Baru, Singkil Utara, Kamis (4/9/2025). 

Bupati Safriadi yang semula duduk di lantai teras DPRK Aceh Singkil, mendengarkan orasi pengunjuk rasa berdiri ketika diberikan kesempatan menanggapi. 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Massa gabungan aliansi mahasiswa melakukan unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil di Kampung Baru, Singkil Utara, Kamis (4/9/2025).

Terdiri atas mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Abdur Rauf (STAISAR) Aceh Singkil, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). 

Unjuk rasa tersebut merupakan bentuk solidaritas atas aksi ditingkat nasional dan berbagai daerah di Indonesia.

Selain menyuarakan isu nasional seperti percepatan pengesahan rancangan undang-undang perampasan aset, reformasi DPR dan kepolisian. 

Mahasiswa juga mengkritik sejumlah kebijakan Bupati Aceh Singkil, Safriadi.

Antara lain persoalan jalan berlubang, satu diantaranya di depan rumah pribadi bupati di Lae Butar, Kecamatan Gunung Meriah. Hingga menimbulkan korban jatuh. 

Baca juga: Detik-detik 2 Pendemo Terbakar saat Aksi Demo di Maluku, Tersulut Api Ketika Coba Bakar Ban

Namun justru Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, membeli mobil dinas, pengadaan iPhone dan iPad bukan mendahulukan perbaiki jalan. 

Bupati juga dituntut menyelesaikan indikasi adanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang lulus padahal tidak penuhi syarat. 

Dalam bahasa demonstran disebut PPPK siluman. 

Bupati Safriadi yang semula duduk di lantai teras DPRK Aceh Singkil, mendengarkan orasi pengunjuk rasa berdiri ketika diberikan kesempatan menanggapi. 

Menurutnya pembangunan jalan termasuk ke Kuala Baru, sedang dalam proses tender di Banda Aceh. 

Ia memperkirakan akhir tahun 2025 ini mulai dikerjakan. "Ap lagi yang di depan rumah saya, tentu diperbaiki," kata Safriadi. 

Baca juga: Sosok Laras Faizati Khairunnisa, Jadi Tersangka Penghasutan Demo, Tulang Punggung Keluarga

Mendengar itu massa tak langsung percaya, mereka meminta kepastian kapan pelaksanan pembangunnya. 

"Kami butuh kepastian waktunya, bulan 10 kami kawal," tegas demonstran. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved