Breaking News:

Info Aceh Tengah

Bupati Shabela Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh 2022

Hardikda Aceh ditetapkan pertama kali pada tanggal 2 September 1959 merupakan tonggak dan pendorong berkembangnya pendidikan di Provinsi Aceh.

Penulis: Romadani | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati setempat, Jum'at (2/9/2022) 

Laporan Romadani | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Bupati Aceh Tengah Drs Shabela Abubakar bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara bendera peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati setempat, Jum'at (2/9/2022).

Bupati menyampaikan amanat Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki, bahwa peringatan Hardikda yang ditetapkan pertama kali pada tanggal 2 September 1959 merupakan tonggak dan pendorong berkembangnya pendidikan Aceh.

Keberadaannya tidak terlepas dari perjuangan tokoh pendidikan Aceh terdahulu yang mengusung cita-cita luhur untuk memperkuat vasis pembangunan SDM yang memiliki kreativitas dan kecerdasan yang tinggi.

"Melalui momentum hari pendidikan Aceh ini, kita perkuat tekat untuk dapat melahirkan generasi penerus Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter ke-Aceh-an yang kental. Dengan generasi muda yang berkualitas, kita pasti akan mampu membawa perubahan yang terbaik bagi generasi penerus Aceh Dimas depan," kata Bupati.

Bupati Shabela menambahkan, mengingat pentingnya pembangunan sektor pendidikan untuk membangun Aceh dimasa kini dan masa depan, maka pemerintah Aceh menempatkan bidang pendidikan sebagai salah satu program prioritas pembangunan dalam RPJM Aceh 2022-2027.

Hal itu melalui berbagai program prioritas, antara lain, penguatan pendidikan vokasional, penyediaan fasilitas pendidikan yang lengkap, dan pemerataan rasio guru di seluruh daerah. 

"Selain itu peningkatan kompetensi guru, penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan anak miskin, serta beasiswa bagi putra-putri Aceh yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri," tambahnya.

Pemerintah siap melakukan yang terbaik dalam mendukung langkah percepatan di bidang pendidikan dan akan memberikan reward yang pantas kepada mereka yang berprestasi cemerlang di bidang pendidikan.

"Harapan kami selaku kepala daerah, dalam dua tahun kedepan pendidikan Aceh mampu bersaing ditingkat nasional bahkan internasional," katanya.

Upacara peringatan Hardikda Aceh dapat terlaksana setelah terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19 itu, berlangsung khidmat dan lancar.

Tampak hadir pada kesempatan itu, Forkopimda, Sekda Subhandhy, Wakil Ketua DPRA, sejumlah kepala OPD dan Camat. Sementara peserta upacara adalah insan "Tut Wuri Handayani" yang terdiri dari Guru, Murid SMP dan SMA diseputaran Kota Takengon.(*)

Baca juga: SMK Negeri 1 Sabang Terpilih Sebagai Pusat Belajar Perkantoran

Baca juga: Harga BBM Naik, Warga Kaget di SPBU, Mau Isi Tiga Liter tak Cukup Uang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved