Rabu, 20 Mei 2026

Internasional

Ranjau Tewaskan Empat Bersaudara di Suriah, Keluarganya Pindah ke Rumah Kosong

Empat anak dari keluarga yang sama tewas terkena ledakan ranjau darat di dalam sebuah rumah di Suriah utara yang dikuasai pemberontak pada Senin (5/9/

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/OMAR HAJ KADOUR
Kepulan asap membumbung tingfi dari lokasi pemboman di pinggiran Kota Idlib yang dikuasai pemberontak, baratlaut Suriah, Jumat (20/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, DAMASKUS - Empat anak dari keluarga yang sama tewas terkena ledakan ranjau darat di dalam sebuah rumah di Suriah utara yang dikuasai pemberontak pada Senin (5/9/2022).

Keluarga itu telah mengungsi dan pindah dua minggu lalu ke rumah yang belum selesai di Binnish, dekat kota Idlib, kata paman mereka, Abu Dahham Al-Muhammad, kepada AFP.

Pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan para korban adalah saudara kandung.

Baca juga: Warga Israel Terluka Usai Kunjungi Kuil di Nablus, Tentara Tangkap 12 Warga Palestina

Meskipun pertempuran telah mereda, sisa-sisa bahan peledak yang diletakkan oleh semua pihak dalam konflik 11 tahun Suriah merenggut lebih banyak nyawa daripada di tempat lain di dunia.

Kematian ledakan ranjau terbaru menjadikan 176 jumlah total orang yang terbunuh oleh sisa-sisa bahan peledak sejak awal 2022, menurut Observatorium yang berbasis di Inggris.

Sekitar 10,2 juta orang, atau kira-kira setengah dari semua warga Suriah, tinggal di daerah yang terkontaminasi dengan bahan peledak, kata PBB.(*)

Baca juga: Jepang Dukung Solusi Dua Negara,  Satu-Satunya Cara Akhiri Konflik Berkepanjangan Palestina-Israel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved