Breaking News:

Suharso Monoarfa Dicopot PPP

PPP Ajukan Kepengurusan Baru ke Kemenkumham, Hanya Ketua Umum Suharso Monoarfa yang Diganti

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani mengatakan pihaknya telah mengajukan daftar kepengurusan baru PPP ke Kementerian Hukum.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengatakan pihaknya telah mengajukan daftar kepengurusan baru PPP ke Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham).

Arsul menjelaskan, semua syarat yang diperlukan untuk perubahan kepengurusan itu sudah diajukan.

"Kami hari ini (kemarin) mengajukan permohonan perubahan kepengurusan ke Kemenkumham. Tadi kami diterima oleh Pak Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) dan Direktur Tata Negara Kemenkumham," ujar Arsul saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengatakan hanya ada satu posisi yang diajukan untuk diganti dalam kepengurusan baru PPP.

Posisi itu adalah Ketua Umum (Ketum) PPP, dari  Suharso Monoarfa menjadi Muhamad Mardiono.

"Di dalam permohonan SK pengesahan perubahan kepengurusan yang kami ubah cuma satu, yakni posisi ketua umum," ujar Arsul saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Suharso Monoarfa: Saya Masih Ketua Umum PPP, Yang Tidak Mau Konsolidasi Minggir

Arsul menekankan posisi lain seperti sekretaris jenderal hingga bendahara umum masih tetap diisi oleh orang-orang yang saat ini menduduki posisi tersebut.

Menurutnya, tidak ada perpecahan dan konflik di internal PPP lantaran hanya satu posisi saja yang diajukan untuk diganti.

"Kalau ini konflik, pecah, atau apa, pasti kita main gusur-gusuran. Kan ini enggak. Bahkan belum kami isi ketua majelis pertimbangan pengganti Pak Mardiono," tutur dia.

Arsul menjelaskan PPP masih berharap bahwa Suharso akan setuju menjadi Ketua Majelis Pertimbangan PPP. Dengan demikian, diharapkan masalah akan segera selesai.

"Kami masih berharap Pak Suharso kemudian (mengatakan), 'ya sudah saya di situ (Ketua Majelis Pertimbangan PPP) saja'. Masalah selesai," ucap Arsul.

Arsul mengatakan permasalahan ini sebenarnya hanya sekadar tukar kursi saja.

Dia menilai tukar kursi dalam partai itu tidak masalah.

"Tukar tempat, tukar kursi. Kan enggak masalah kalau cuma tukar kedudukan di partai," imbuhnya.

Baca juga: Suharso Dicopot Karena Amplop Kiai, Ketua DPP PPP: Mukernas Ini Menyimpang

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved