Internasional
Gedung 12 Lantai Terbakar di Dubai, Puluhan Keluarga Berhasil Menyelamatkan Diri
Kebakaran hebat terjadi di Al-Meer Tower, sebuah bangunan tempat tinggal 12 lantai di Barsha Heights Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (7/9/2022)
SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Kebakaran hebat terjadi di Al-Meer Tower, sebuah bangunan tempat tinggal 12 lantai di Barsha Heights Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (7/9/2022) malam.
Sebelum kobaran api membesar, puluhan keluarga yang ketakutan melarikan diri dari blok yang terbakar itu.
Petugas pemadam kebakaran hanya butuk waktu 20 menit untuk memadamkan api.
Tetapi tetap menyebabkan kerusakan besar pada sebagian besar bangunan.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Warga Menara Al-Meer kepada Arab News, Kamis (8/9/2022) mengatakan bahwa kebakaran dimulai sebelum pukul 21:00 waktu Dubai.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan 3 Rumah di Sleman, Tiga Orang Penghuni Tewas Terbakar Termasuk Ibu dan anak
Dikatakan, seluruh penbghuni ketakutan dan terjadi kepanikan di antara keluarga yang tinggal di sana saat peringatan alarm berbunyi.
Badan Pertahanan Sipil Dubai mengkonfirmasi menerima peringatan tentang kebakaran pada pukul 20:58 malam.
Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dari Brigade Barsha mencapai lokasi dalam waktu empat menit, tambahnya.
Awak dan kendaraan tambahan dari Brigade Al-Marina dipanggil untuk memberikan bantuan dan dukungan.
Polisi Dubai menutup tempat kejadian dan mengalihkan lalu lintas.
Investigasi awal di tempat menunjukkan kobaran api, yang secara resmi dikategorikan sebagai api sedang dimulai di lantai tujuh.
Baca juga: Jalan Menuju Lokasi Kebakaran Sempit, Rumah Berkonstruksi Kayu di Sabang tak Bisa Diselamatkan
Petugas lapangan yang bertanggung jawab atas operasi memastikan api dapat dikendalikan dalam waktu 21 menit dan proses pendinginan dimulai pada pukul 22.42.
"Tidak ada kematian atau cedera yang tercatat," kata petugas itu.
Dia menambahkan lokasi tersebut telah diserahkan kepada pihak terkait untuk penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran.
Seorang penghuni gedung bernama Jenelle, berasal dari Filipina, mengatakan dia dan empat kerabatnya tinggal di apartemen lantai enam.
“Saat alarm berbunyi, kami mengumpulkan barang-barang dan langsung turun,” katanya.
"Banyak tetangganya bergegas menuruni tangga dan beberapa panik dan menangis," tambahnya.
Elena, dari Rumania, yang tinggal di lantai tujuh, mengatakan melompat dari tempat tidurnya.
Saat itu, dia sedang makan malam, ketika diberitahu tentang api oleh teman sekamarnya.
Baca juga: Pemuda Pancasila Bantu Korban Kebakaran di Bumi Sari Beutong Nagan Raya
"Ketika saya pergi ke balkon, saya mengatakan kepadanya api ada di gedung kami saat dia melihat pantulan di kaca depan gedung yang berlawanan," katanya.
"Ketika mereka meninggalkan apartemen , tetangga sebelah mereka meneriakkan api," tambahnya.
Seorang warga Rusia mengatakan bisa melihat puing-puing jatuh ke jalan setelah melarikan diri dari gedung dan menyeberang ke tempat yang aman.
Seorang warga Suriah, Tarek, mengaku sedang tertidur saat kebakaran terjadi.
"Ketika saya melarikan diri dari flat saya, penyelamat mengawal kami ke zona aman," katanya.(*)