Mahasiswa Aceh Tolak Kenaikan BBM

Kasat Reskrim Mediasi Jurnalis Serambi dan Personel Polisi, Terkait Dugaan Perusakan HP Saat Demo

Hasil mediasi, personel polisi tersebut mengakui bahwa sempat bersinggungan dengan Indra hingga menyebabkan HP-nya jatuh dan pecah LCD.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SUBUR DANI
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha memediasi jurnalis Serambi dengan personel polisi di bawah jajaran Polresta Banda Aceh terkait insiden perusakan HP Indra saat meliput demo ricuh. 

Hasil mediasi, personel polisi tersebut mengakui bahwa sempat bersinggungan dengan Indra hingga menyebabkan HP-nya jatuh dan pecah LCD.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM , BANDA ACEH - Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol M Ryan Citra Yudha memediasi jurnalis Harian Serambi Indonesia, Indra Wijaya dengan salah seorang personel di bawah jajaran Polresta Banda Aceh yang diduga merusak handphone Indra saat meliput aksi demo BBM oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry yang berakhir ricuh di depan DPRA, Rabu (7/9/2022). 

Hasil mediasi, personel polisi tersebut mengakui bahwa sempat bersinggungan dengan Indra hingga menyebabkan HP-nya jatuh dan pecah LCD.

Mediasi tersebut turut didampingi sejumlah jurnalis dan pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh yang dipimpin oleh Ketua Advokasi, Rahmat Fajri.

Mediasi berlangsung santai, sambil mengumpulkan sejumlah bukti foto dan rekaman CCTV saat kejadian itu berlangsung.

Kompol M Ryan Citra Yudha secara terbuka membeberkan bukti rekaman CCTV kepada awak media dan Indra Wijaya.

Ia berulang kali mengonfirmasi posisi Indra saat meliput aksi demo tersebut. 

Kemudian ia secara teliti melihat satu per satu bukti foto dari rekan-rekan jurnalis hingga mengerucut kepada satu personel yang berada dekat dengan posisi Indra Wijaya, saat terjadinya insiden tersebut. 

Alhasil, Kompol M Ryan Citra Yudha memanggil personel tersebut dan datang ke lokasi mediasi di salah satu warung kopi di Banda Aceh. 

Baca juga: VIDEO 7 Mahasiswa Diamankan, Aksi Lanjutan Tolak Kenaikan Harga BBM di Halaman Gedung DPRA Ricuh

Di hadapan Indra dan para jurnalis, Ryan mengonfirmasi kepada personel dimaksud apakah benar saat kejadian tersebut Ia berada di dekat Indra?

"Hari ini kita tanpa mencari siapa salah dan benar, tapi kita ingin meluruskan persoalan ini, agar ini tuntas dan tidak biasa. Apakah benar anda berada di dekat Indra saat kejadian itu?," tanya Ryan.

Secara terbuka kemudian personel dimaksud menjawab dan mengakui benar berada di dekat Indra.

Ia mengakui, bahwa benar sempat bersinggungan dengan Indra saat kejadian tersebut. 

"Benar, saya minta maaf karena sudah menyebabkan HP-nya jatuh, tapi saya tidak sengaja melakukan hal itu. Karena kemarin saat kejadian kan sudah chaos, dilempar batu. Saya pun masuk, mungkin di situ tertepis karena bersinggungan," kata personel tersebut.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved