Lurah di Semarang 2 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Dipukul Satpol PP Saat Ricuh Pembongkaran Jembatan
Staf Kelurahan Cabean, Agung Sera mengatakan, Lurah Cabean langsung dilarikan ke rumah sakit saat insiden tersebut terjadi.
SERAMBINEWS.COM, SEMARANG - Suci Warno, lurah Cabean, Kota Semarang, Jawa Tengah diduga dipukul oknum Satpol PP saat pembongkaran jembatan.
Akibat pemukulan tersebut, Lurah Cabean dirawat di rumah sakit selama dua hari RS Tugurejo.
Staf Kelurahan Cabean, Agung Sera mengatakan, Lurah Cabean langsung dilarikan ke rumah sakit saat insiden tersebut terjadi.
"Setelah bentrok dengan petugas Satpol PP langsung dibawa ke rumah sakit," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2022).
Agung membenarkan soal kabar pemukulan yang dilakukan petugas Satpol PP kepada Lurah Cabean.
"Betul mendapatkan pukulan di bagian kepala," ungkapnya.
Selain menjalani perawatan, Lurah Cabean juga melakukan visum bekas pemukulan di bagian kepala. Hasil dari visum tersebut akan dijadikan bukti.
"Visumnya juga di RS Tugurejo Semarang," ujarnya.
Baca juga: Begini Kronologi HP Wartawan Serambi Indonesia Dipukul Oknum Polisi Saat Live Demo Mahasiswa di DPRA
Satpol PP sebut hanya mendorong
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto membantah jika anggotanya melakukan pemukulan terhadap Lurah Cabean Semarang Barat.
"Tidak memukul hanya mendorong," jelas Fajar.
Dia menjelaskan, permasalahan tersebut dimulai saat Satpol PP Kota Semarang membongkar bangunan yang tak mempunyai izin.
"Pembongkaran itu sudah sesuai dengan peraturan daerah (perda)," ujarnya.
Menurutnya, ketika ada pembongkaran pihak kelurahan dan camat seharusnya tak ikut berkomentar dan ikut campur. Apalagi, lanjutnya, pembongkaran tersebut sudah sesuai perda.
"Rekom pembongkaran juga sudah ada," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Oknum-Satpol-PP-Kota-Semarang-Diduga-memukul-Lurah-Cabean-Kota-Semarang-Jawa-Tengah.jpg)