Senin, 11 Mei 2026

Lurah di Semarang 2 Hari Dirawat di Rumah Sakit, Dipukul Satpol PP Saat Ricuh Pembongkaran Jembatan

Staf Kelurahan Cabean, Agung Sera mengatakan, Lurah Cabean langsung dilarikan ke rumah sakit saat insiden tersebut terjadi.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Instagram/andreli48
Oknum Satpol PP Kota Semarang Diduga memukul Lurah Cabean, Kota Semarang, Jawa Tengah 

SERAMBINEWS.COM, SEMARANG -  Suci Warno, lurah Cabean, Kota Semarang, Jawa Tengah diduga dipukul oknum Satpol PP saat pembongkaran jembatan.

Akibat pemukulan tersebut, Lurah Cabean dirawat di rumah sakit selama dua hari RS Tugurejo.

Staf Kelurahan Cabean, Agung Sera mengatakan, Lurah Cabean langsung dilarikan ke rumah sakit saat insiden tersebut terjadi.

"Setelah bentrok dengan petugas Satpol PP langsung dibawa ke rumah sakit," jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (9/9/2022).

Agung membenarkan soal kabar pemukulan yang dilakukan petugas Satpol PP kepada Lurah Cabean.


"Betul mendapatkan pukulan di bagian kepala," ungkapnya.

Selain menjalani perawatan, Lurah Cabean juga melakukan visum bekas pemukulan di bagian kepala. Hasil dari visum tersebut akan dijadikan bukti.

"Visumnya juga di RS Tugurejo Semarang," ujarnya.

Baca juga: Begini Kronologi HP Wartawan Serambi Indonesia Dipukul Oknum Polisi Saat Live Demo Mahasiswa di DPRA

Satpol PP sebut hanya mendorong

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto membantah jika anggotanya melakukan pemukulan terhadap Lurah Cabean Semarang Barat.

"Tidak memukul hanya mendorong," jelas Fajar.

Dia menjelaskan, permasalahan tersebut dimulai saat Satpol PP Kota Semarang membongkar bangunan yang tak mempunyai izin.

"Pembongkaran itu sudah sesuai dengan peraturan daerah (perda)," ujarnya.

Menurutnya, ketika ada pembongkaran pihak kelurahan dan camat seharusnya tak ikut berkomentar dan ikut campur. Apalagi, lanjutnya, pembongkaran tersebut sudah sesuai perda.

"Rekom pembongkaran juga sudah ada," kata dia.

Untuk itu, lurah dan camat seharusnya mendukung kebijakan Satpol PP. Menurutnya, lucu jika lurah dan Satpol PP mempunyai pandangan yang beda dengan lurah atau camat.

"Lucu, jadinya jeruk makan jeruk kalau seperti itu," tambahnya.

Meski sempat ada permasalahan, Fajar menegaskan tetap akan membongkar bangunan tersebut. Bahkan, dia berniat akan turun langsung.

"Beberapa hari ke depan jalan akan saya bongkar," ujarnya.

Baca juga: Aksi Demo di Meulaboh Tolak BBM Ricuh, DPRK Sepakat Tolak Kenaikan Harga BBM

Warga tolak pembongkaran jembatan

Sekitar 60 warga Pusponjolo Timur, Kelurahan Cabean, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah menolak pembongkaran jembatan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang.

Salah satu warga Pusponjolo Timur, Emi mengatakan, pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk digunakan sebagai fasilitas umum.

"Bahkan pembangunan jembatan tersebut sudah mendapat persetujuan dari RT, RT, Lurah, Camat, hingga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang," kata Emi kepada awak media, Kamis (8/9/2022).

Menurutnya, dengan adanya jembatan tersebut aktivitas warga cukup terbantu. Sebelum dibangun, jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki.

"Kalau kendaraan roda dua atau mobil harus pakai jalan yang lain," ujarnya.

Selain itu, adanya jembatan tersebut juga membantu akses masuk mobil pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran di permukiman warga Pusponjolo Timur.

"Dengan adanya jembatan ini mobil pemadam kebakaran bisa masuk," paparnya.

Warga lain, Agung Setiawan Serra mengatakan hal yang sama. Menurutnya, jembatan tersebut membantu warga untuk kasus keluar masuk permukiman warga.

"Seharusnya pemerintah berterima kasih karena masih ada warga yang peduli membangun jembatan dengan dana pribadi," sesalnya.

Selain itu, dia juga menyesalkan adanya dugaan pemukulan anggota Satpol PP Kota Semarang kepada Lurah Cabean.

Menurutnya, Lurah Cabean bisa melapor ke polisi terkait pemukulan tersebut.

"Pak Lurah katanya sudah ke rumah sakit dan dilakukan visum. Jadi bisa melapor ke polisi," ujarnya.

Baca juga: Kasus Santri Gontor Tewas Dianiaya Senior, Hasil Autopsi Jenazah AM Ungkap Ada Luka Memar di Dada

Baca juga: Maudy Ayunda, Senyuman Kesan Pertama untuk Lawan Bicara

Baca juga: BSI Mulai Bangun Gedung Perkantoran 10 Lantai di Banda Aceh

Berita ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved