Pangeran Charles Naik Tahta, Ternyata Sudah Diprediksi Oleh Sosok Ini: Sudah Dekat Tapi Hanya Sesaat
Menurutnya, Pangeran Charles yang akan menggantikan Ratu Elizabeth II secara urutan takhta, hanya akan memiliki 'masa pemerintahan yang singkat'.
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Ratu Elizabeth II tutup usia.
Ratu dikabarkan meninggal pada Kamis (8/9/2022) waktu setempat di Kastil Balmoral, Skotlandia.
Ratu Elizabeth II mangkat pada usia 96 tahun dan Pangeran Wales akan menjadi Raja Charles III.
Peramal Deborah Davies mengatakan pada 26 Desember 2021 pernah meramalkan bahwa perubahan besar akan segera terjadi pada keluarga Kerajaan Inggris selama beberapa bulan ke depan.
Hal itu karena generasi penerus takhta yakni Prince of Wales Pangera Charles akan 'melangkah maju'.
Menurutnya, Pangeran Charles yang akan menggantikan Ratu Elizabeth II secara urutan takhta, hanya akan memiliki 'masa pemerintahan yang singkat'.
Saat itu peramal tersebut melihat bahwa kemungkinan putra sulung sang Ratu itu hanya akan memimpin takhta selama 'beberapa bulan atau lebih' sebelum akhirnya menyerahkan takhtanya kepada putra sulungnya, yakni Duke of Cambridge Pangeran William.
"Saya tidak tahu mengapa demikian, saya tidak secara khusus melihat kematiannya atau apapun. Saya hanya benar-benar tidak berpikir bahwa ia (Charles) cocok dan Camilla juga tidak cocok untuk peran itu," kata Davies.
Baca juga: Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia, Vladimir Putin dan Para Pemimpin Dunia Berbelasungkawa
Dikutip dari laman Sputnik News, Jumat (9/9/2022), peramal satu ini mencatat bahwa selama ini William telah dididik dengan sangat baik untuk melaksanakan tugas utamanya itu kelak.
Ia diprediksi akan menjadi 'Raja yang luar biasa', sementara Charles hanya akan 'menikmati hidup apa adanya' saja.
Hal itu karena Charles kemungkinan merasa tidak terlalu nyaman menjadi seorang Raja, lantaran harus memenuhi tugas kerajaan yang jauh lebih banyak.
"William akan menjadi Raja terbaik dalam sejarah, ia satu juta persen cocok untuk peran itu, ia terlahir untuk peran itu, William akan memiliki dukungan dari mendiang ibunya pada setiap langkahnya. Sedangkan Kate akan mengambil perannya dengan sangat baik, ia sempurna untuk menjalani peran barunya," tegas Davies.
Davies menambahkan bahwa Charles adalah orang yang emosional, sedangkan posisi Raja tentunya membutuhkan stamina yang lebih.
"Sang Ratu tahu bahwa William dan Kate sempurna untuk menjalani peran yang akan mereka ambil, itu tentu akan sangat menghibur sang Ratu. Saya melihat tahun depan menjadi tahun perubahan besar dalam Keluarga Kerajaan, tahun perubahan besar-besaran. Tapi Charles tidak akan naik takhta atau berada di takhta selama bertahun-tahun," jelas Davies.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pangeran-charles-dari-inggris1.jpg)