Internasional

Iran Tidak Ingin Mencari Perdamaian, Bidik Laut Arab dan Merah di Yaman Untuk Dikuasai

Pemerintah Iran yang mendukung milisi Houthi masih tidak ingin melakukan perdamaian di Yaman.

Editor: M Nur Pakar
AFP/MOHAMMED HUWAIS
Anggota milisi Houthi berkumpul untuk memperingati hari kematian Imam Syiah Zaid bin Ali di ibukota Yaman, Sanaa, pada 23 Agustus 2022. 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Pemerintah Iran yang mendukung milisi Houthi masih tidak ingin melakukan perdamaian di Yaman.

Menteri Informasi, Kebudayaan dan Pariwisata Yaman, Muammar Al-Eryani kepada Arab News, Selasa (13/9/2022) mengatakan Iran masih tidak tertarik mempromosikan solusi damai.

Al-Eryani mengatakan Iran malah berencana mengambil kendali garis pantai yang membentang dari Laut Arab ke Laut Merah untuk mengambil alih selat Bab Al-Mandab.

Dia menambahkan rezim Teheran telah mengubah Yaman menjadi pusat yang dikuasai Houthi yang digunakan untuk menargetkan negara-negara tetangga.

Seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan kapal dagang di sepanjang pantai.

Mereka juga menimbulkan ancaman terhadap keamanan energi setelah milisi Houthi melancarkan serangan terhadap stasiun yang mendistribusikan minyak di Jeddah dan Jazan Arab Saudi.

Baca juga: Pemerintah Yaman Minta Dunia Beri Tekanan Lebih Kuat ke Iran, Cegah Persenjatai Houthi

Termasuk daerah Al-Mussafah dan Al-Dhafra UEA di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, kata Al-Eryani.

Dia mencatat Houthi juga telah mengaku membajak kapal kargo berbendera UEA Rawabi, yang sedang berlayar di lepas pantai Yaman.

Koalisi untuk memulihkan legitimasi di Yaman awal tahun ini mengatakan telah menghancurkan 106 kapal yang sarat dengan bahan peledak yang bertujuan melakukan serangan di sepanjang Laut Merah dan Selat Bab Al-Mandab.

Menurut Al-Eryani, eskalasi serangan bertepatan dengan peningkatan Iran dalam mendanai milisi Houthi dengan senjata dan perlengkapan militer.

Dia menambahkan Marinir AS menyita pengiriman yang membawa 9.000 senjata pada tahun 2021.
Termasuk roket, ketika sedang diangkut ke milisi Houthi di Yaman.

Baca juga: Dubes AS Puji Pemerintah Yaman, Izinkan Kapal Pengangkut Bahan Bakar Berlabuh di Hodeidah

Al-Eryani mengatakan Houthi telah mampu meningkatkan serangan dengan bantuan ahli Iran dan Hizbullah dari Lebanon.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved