Tak Perlu ke Bengkel, Ini Cara Sederhana Merawat Sepeda Motor, Ganti Oli Disarankan Tiap 2.000 Km 

Maka tak heran, sepeda motor menjadi moda transportasi utama masyarakat di hampir semua strata sosial, tidak hanya di pedesaan, tetapi juga di perkota

Editor: Mursal Ismail
FOTO CAPELLA HONDA
Petugas AHASS Capella Honda Lamprieuk memberikan layanan Honda Care kepada konsumen yang mengalami masalah pada motornya saat di jalan. 

Maka tak heran, sepeda motor menjadi moda transportasi utama masyarakat di hampir semua strata sosial, tidak hanya di pedesaan, tetapi juga di perkotaan.

SERAMBINEWS.COM - Meski memiliki mobil, umumnya warga tetap memiliki sepeda motor untuk makin memudahkan transportasi sehari-hari. 

Maka tak heran, sepeda motor menjadi moda transportasi utama masyarakat di hampir semua strata sosial, tidak hanya di pedesaan, tetapi juga di perkotaan.

Pasalnya, sepeda motor bersifat praktis dan irit bahan bakar. Hal itu membuat total populasi sepeda motor di Indonesia mencapai 120 juta unit.

Perawatan terhadap sepeda motor tetap harus dilakukan berkala. Tidak harus selalu ke bengkel langganan, Anda bisa melakukan perawatan secara mandiri di rumah.

Berikut tips merawat sepeda motor agar awet yang bisa dilakukan sendiri di rumah:

Baca juga: Capella Honda Berbagi Tips Perawatan Sepeda Motor Saat di Rumah Saja

1. Bersihkan secara Rutin

Lakukan dengan cara mencuci motor secara berkala atau setiap kali terlihat kotor. Cuci hingga ke bagian kecil motor dengan benar.

Lakukan pengeringannya agar tak muncul jamur di bodi motor atau korosi pada bagian motor yang terbuat dari besi.

2. Cek Tekanan Angin Ban

Masih berkaitan dengan komponen sepeda motor, periksalah tekanan angin ban secara berkala. Pastikan kondisi anginnya sesuai rekomendasi pabrikan.

Jika kurang atau kelebihan, hal ini akan berpengaruh terhadap, stabilitas berkendara, usia pakai ban hingga konsumsi bahan motor.

3. Bersihkan Filter Udara

Filter udara menjadi komponen yang vital pada sepeda motor. Item ini berfungsi memasok udara ke ruang bakar.

Jika kondisinya sudah kotor, udara yang tersalur tidak akan optimal atau malah akan bercampur dengan kotoran.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved