Breaking News:

Digitalisasi

FISIP UIN Ar-Raniry dan LAN RI Gelar Workshop Administrasi Digital

Salah satu tujuan dari workshop ini adalah dalam rangka mendukung proses pembelajaran menuju UIN Ar- Raniry yang unggul, inovatif, nasionalis, agamis,

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Dr Muji Mulia MAg (tengah) memberikan sambutan pada pembukaan Workshop Peningkatan Kapasitas Pelayanan Administrasi Berbasis Digital di Laboratorium FISIP UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Selasa (20/9/2022) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menggelar Workshop Peningkatan Kapasitas Pelayanan Administrasi Berbasis Digital untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era revolusi industri 4.0.

"Di era ini, digitalisasi administrasi tidak bisa ditolak, karena itu penting untuk mengupgrade diri," kata Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, Dr Muji Mulia MAg dalam sambutannya pada pembukaan acara tersebut, Selasa (20/9/2022).

FISIP UIN Ar-Raniry Bekerja Sama Dengan Psikodista Gelar Pelatihan Public Speaking

Kegiatan ini, tutur Muji, adalah salah satu ikhtiar untuk mengupgrade sumber daya yang ada dalam rangka menerapkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di FISIP yang diharapkan menjadi contoh bagi fakultas lainnya di lingkungan UIN Ar-Raniry.

Tips Berkeluarga di Tengah Masa Corona, Terungkap dalam Seminar Nasional Digelar FISIP UIN Ar-Raniry

Acara yang dilaksanakan di Laboratorium FISIP itu diikuti oleh 60 peserta, terdiri atas unsur Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pengembang Teknologi Pembelajaran sebanyak 10 orang, Tenaga Kependidikan 20 orang, dan unsur mahasiswa Ilmu Administrasi Negara sejumlah 30 orang.

Dia mengatakan, di era digital, satu surat bisa selesai hanya dalam waktu satu menit. Berbeda dengan dulu, satu surat butuh waktu berhari-hari untuk menyelesaikannya.

"Bahkan tidak jarang timbul maladministrasi," lanjutnya.

Untuk itu, Muji menjelaskan, dalam kurikulum literasi digital, sumber daya manusia kekinian dituntut memiliki empat hal, yaitu digital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety.

"Maka menjadi keharusan kita untuk belajar, memahami, dan beradaptasi dengan digitalisasi," jelasnya.

Sementara itu, Heru Syahputra SE MA, narasumber LAN RI mengatakan, e- government di negara-negara maju bahkan sudah berkembang hingga pada tahapan pendeteksi wajah untuk mendeteksi mood para pekerja atau aparatur negara.

"Hal ini untuk mendeteksi apakah seorang aparatur sudah siap untuk bekerja hari itu atau belum," ujarnya.

Sebelumnya, Dr Sayed Amirulkamal MM MSi mengatakan, Workshop Peningkatan Kapasitas Pelayanan Administrasi Berbasis Digital menghadirkan dua narasumber dari LAN RI.

Pertama, Heru Syahputra SE MA menyampaikan materi tentang pengembangan blended learning guna mewujudkan word class government.

Kedua, materi tentang learning management system dalam pengembangan kompetensi ASN disampaikan oleh Sultan Fairuzy Ramadhan Amd AB.

Waled, panggilan akrab Sayed Amirulkamal, mengatakan, workshop ini adalah hasil kerjasama yang terbangun anatara FISIP UIN Ar- Raniry dengan Pusat Pelatihan dan Pengembangan, dan Kajian Hukum Adminitrasi Negara Republik Indonesia (Puslitbang KHAN RI) Aceh.

"Salah satu tujuan dari workshop ini adalah dalam rangka mendukung proses pembelajaran menuju UIN Ar- Raniry yang unggul, inovatif, nasionalis, agamis, dan responsif atau disingkat UINAR," tutur Waled.(*)

Fenita Arie Persilakan Sang Suami Poligami, Arie Untung Sebut Berita yang Beredar Cuma ClickBait

ANGIN SEGAR Bagi Guru Honorer, 210 Ribu Guru Honorer Akan Dapat Insentif Sebesar Rp3 juta

Lokasi Kebakaran tidak Dapat Dijangkau Damkar, Petugas Padamkan Api dengan Cara Dipukul

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved