Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Serukan Pemuda Iran Tidak Tertipu Bujukan Barat

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Rabu (21/9/2022) berbicara untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu terakhir ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Pemimpin Tertinggi Spiritual Iran, Ayatollah Ali Khamenei 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Rabu (21/9/2022) berbicara untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu terakhir ini.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, dia tampak sehat setelah laporan diawasi oleh tim dokter.

The New York Times melaporkan pada 16 September 2022, Khamenei (83) telah membatalkan semua pertemuan dan penampilan publik setelah sakit parah.

Dia juga beristirahat di tempat tidur di bawah pengawasan tim dokter, mengutip empat orang yang mengetahui situasi kesehatannya.

Khamenei, yang telah memimpin Republik Islam sejak 1989, muncul pada Rabu (21/9/2022) untuk menyampaikan pidato untuk memperingati para veteran perang Iran-Irak 1980-1988.

Mengenakan jubah ulamanya yang biasa, dia berbicara selama 55 menit.

Baca juga: Polisi Iran Sebut Kematian Wanita Muda Dalam Tahanan Sebagai Insiden Tak Terduga

Sebagian besar pidatonya berfokus pada perang Iran-Irak.

Dia juga menyinggung kaum muda Iran tentang konflik dan mereka tidak jatuh pada penipuan kekuatan Barat.

Dia tidak menyebutkan protes yang melanda Iran selama empat hari terakhir atas kematian seorang wanita muda saat berada dalam tahanan polisi moral Iran.

Sebelum pidatonya, Khamenei duduk selama hampir satu jam di podium mendengarkan pidato komandan tentara dan lagu-lagu religi, mengenakan penutup wajah.

Dia bangkit tanpa bantuan dari kursinya untuk menyampaikan sambutannya dan berbicara dengan jelas.

Khamenei, penentang keras Amerika Serikat dan sekutunya di Timur Tengah, telah menjadi pemimpin tertinggi Iran.

Seusai kematian Ayatollah Ruhollah Khomeini 1989, yang mendirikan Republik Islam Iran setelah revolusi 1979.

Baca juga: Seusai Ditangkap Beberapa Jam Oleh Polisi Iran, Seorang Wanita Dinyatakan Mati Otak

Pada Sabtu (17/9/2022) Khamenei menerima sekelompok pengunjung selama upacara keagamaan dan menjadi penampilan publik pertamanya selama lebih dari dua minggu.

Dua sumber yang dekat dengan Khamenei membantah kesehatannya memburuk, menanggapi pertanyaan tentang kesehatannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved