Breaking News:

SDN 37 Gelar Supervisi Mutu Pendidikan, Libatkan 13 Kepala Sekolah Se-Banda Aceh

SD Negeri 37 Banda Aceh melakukan kegiatan supervisi silang dengan melibatkan 13 kepala sekolah......

Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
Kepala SDN 37 Banda Aceh, T Murthalla alias Cekgu. SDN 37 Gelar Supervisi Mutu Pendidikan, Libatkan 13 Kepala Sekolah Se-Banda Aceh. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - SD Negeri 37 Banda Aceh melakukan kegiatan supervisi silang dengan melibatkan 13 kepala sekolah Kota Banda Aceh untuk meningkatkan mutu pendidikan, Kamis 22/9/2022).

Supervisi ini ditujukan kepada delapan guru terdiri dari guru kelas satu sampai dengan kelas enam dan guru PJOK serta guru Pendidikan Agama Islam.

Kepala SDN 37 Banda Aceh, T Muthalla mengatakan, dalam pelaksanaan supervisi di SD Negeri 37 Banda Aceh, ada dua teknik yang dilaksanakan yaitu teknik individual dan teknik supervisi kelompok.

Di mana supervisi individual yang sudah dilakukan berupa kunjungan kelas. "Kunjungan kelas dilakukan dengan tujuan memperbaiki segala kelemahan dan kekurangan pada diri guru dalam proses pembelajaran," ujar T Muthalla, sebagaimana dalam rilis yang diterima Serambinews.com, Rabu (21/9/2022).

Selain itu, pelaksanaan teknik supervisi kelompok ditujukan pada dua orang atau lebih yang kemudian akan diberikan layanan supervisi sesuai dengan permasalahan atau kebutuhan yang mereka hadapi.

"Model supervisi kita lebih menggalakkan Model Supervisi Klinis dimana Supervisi klinis merupakan supervisi yang dilakukan berdasarkan adanya keluhan atau masalah dari guru yang disampaikan kepada supervisor serta bertujuan mengadakan perubahan dengan cara yang rasional," urai dia.

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 37 Kota Banda Aceh itu, papar Cekgu--sapaan akrab T Muthalla, bertujuan untuk peningkatan kemampuan mengajar guru agar dapat meningkatkan kualitas dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Di samping itu juga guru dituntut agar dapat membiasakan dirinya tidak canggung apabila dikoreksi dirinya sehingga dapat mengevaluasi kelemahan dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjawab tantangan penerapan kurikulum merdeka yang sudah dilaksanakan di satuan pendidikan di mana pembelajarannya terpusat pada peserta didik, guru harus dapat beradaptasi dengan kurikulum merdeka supaya pembelajaran lebih bermakna bagi peserta didik.

Kepala SD Negeri 37 ini berharap, usai supervisi semua guru mampu melakukan perubahan dalam hal pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga peserta didik lebih memahami dan mudah dalam menerima materi pembelajaran.

T Muthalla alias Cekgu mengucapkan rasa terima kasih kepada Sutarni SPd sebagai Pengawas Pembina dan para kepala sekolah yang telah ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved