Breaking News:

Berita Banda Aceh

Amanah Gandeng ARC-USK Berdayakan Milenials Aceh

Komunitas Aneuk Muda Unggul dan Hebat (AMANAH) menggandeng ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) dalam memberdayakan generasi milenial

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof Dr Ir Marwan, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Foto bersama pada saat mengikuti Pelatihan Produk Turunan Nilam Untuk Milenials (9/22) 

BANDA ACEH - Komunitas Aneuk Muda Unggul dan Hebat (AMANAH) menggandeng ARC-PUIPT Nilam Aceh Universitas Syiah Kuala (USK) dalam memberdayakan generasi milenial Aceh untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis minyak nilam Aceh.

Debut perdana AMANAH dilakukan melalui pelatihan 4 produk turunan nilam yaitu parfum, body butter, pomade dan sabun body wash dengan peserta pelatihan sebanyak 72 peserta.

Pembukaan pelatihan dilakukan di Balai Senat USK, Rabu (21/9/2022), yang dihadiri oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Ir Marwan, IPU, Ketua Dewan Analis Strategis (DAS) Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Dr Muhammad Munir, Ketua Puslitbang BIN Dr Armi Susandi, Ketua AMANAH Muhammad Tanwier, Ketua ARC-PUIPT Nilam Aceh Syaifullah Muhammad dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua AMANAH, Muhammad Tanwier menyampaikan, nilam adalah salah satu dari 9 komoditas unggulan Aceh yang bernilai ekonomi tinggi, karena menjadi komoditas ekspor dan menjadi bahan baku berbagai produk industri di manca negara.

Nilam Aceh diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi lokal melalui generasi milenial.

“Pelatihan produk turunan Nilam untuk milenials ini adalah upaya untuk memajukan industri Nilam Aceh.

Nilam adalah komoditas unggulan Aceh yg sudah banyak dilupakan masyarakat, sampai kemudian melalui berbagai upaya yang dilakukan ARC-USK, nilam Aceh mulai bangkit kembali,” ujar Tanwier yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh.

Dalam kesempatan yang sama, Kapuslitbang BIN Dr Armi Susandi menyampaikan rencana pengembangan sistem agroindustri untuk berbagai komoditas Aceh termasuk nilam melalui teknologi informasi.

Baca juga: Bonus Demografi dan Politik Kaum Milenial

Baca juga: Dana Otsus Ramah Milenial dan Perempuan

Teknologi informasi bisa digunakan untuk membantu masyarakat, baik pemanfaatan IT di hulu maupun di hilir rantai agroindustri.

Perkiraan karakteristik iklim melalui teknologi informasi akan membantu petani melakukan proses budidaya secara lebih baik.

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Ir Marwan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada AMANAH, BIN, ARC juga kepada seluruh peserta yang telah melewati seleksi sehingga bisa mengikuti pelatihan.

Rektor berharap peserta dapat berkembang menjadi start up bisnis berbasis minyak nilam yang maju sehingga memberi nilai tambah dan pergerakan ekonomi lokal Aceh.

USK melalui ARC akan senantiasa mendampingi dan memberikan dukungan iptek dan inovasi serta jaringan baik lokal, nasional maupun internasional.

Ketua DAS BIN, Letjen TNI (Pur) Dr Muhammad Munir juga menyampaikan kegembiraannya.

Menurutnya, BIN mendapat tugas langsung dari Presiden RI untuk membantu ekonomi Aceh melalui generasi milenial yang unggul dan hebat.

Permintaan kepala negara tersebut ditindak lanjuti dengan menghubungi Pemerintah Aceh dan pihak terkait termasuk perguruan tinggi Universitas Syiah Kuala.

Pertemuan dengan Rektor USK sudah dilakukan sejak beberapa bulan yang lalu dan disepakati untuk melatih dan membina anak muda milenial Aceh dengan inovasi perbagai produk dari minyak nilam. (mun)

Baca juga: Berprestasi Tingkat Nasioanl, Petani Milenial Aceh Singkil Terima Penghargaan Mentan

Baca juga: Mentan Dorong Petani Milenial Kreatif dan Inovatif

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved