Breaking News:

Berita Kutaraja

Era Jalan ‘Berkubang’ dan ‘Berlumpur’ Berakhir, Kini Warga Diwai Makam Nikmati Jalan Mulus Beraspal

“Alhamdulillah, kini jalan ke dusun kami sudah beraspal. Terima kasih Pemko, khususnya Dinas PUPR yang telah memenuhi impian warga,” paparnya.

Penulis: Saifullah | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Pekerja sedang melakukan pengaspalan jalan utama Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Foto direkam beberapa hari lalu. 

Laporan Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Warga Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh kini bisa bernafas lega.

Pasalnya, jalan utama menuju dusun tersebut sekarang sudah mulus usai diaspal beberapa hari lalu.

Praktis kondisi ini menandakan berakhirnya era jalan bertabur lubang dan berlumpur yang dialami warga Dusun Diwai Makam selama beberapa tahun.

Kepala Dusun (Kadus) Diwai Makam, Mulyadi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih dengan Pemko Banda Aceh yang sudah memenuhi aspirasi warganya untuk bisa menikmati jalan mulus.

Jalan utama menuju Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kuta Alam, Banda Aceh, berlumpur dan rusak parah. Foto direkam Jumat (3/12/2021).
Jalan utama menuju Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kuta Alam, Banda Aceh, berlumpur dan rusak parah. Foto direkam Jumat (3/12/2021). (Foto kiriman warga)

“Sudah cukup lama warga kami mengidamkan jalan mulus seperti sekarang ini,” kata Mulyadi kepada Serambinews.com, Minggu (25/9/2022).

“Karena sudah sangat lama kami melintasi jalanan seperti medan off-road, yakni penuh lubang dan berlumpur saat hujan,” ujarnya.

Baca juga: Warga Dusun Diwai Makam Minta PUPR Segera Perbaiki Jalan Rusak, Kadus: Kami Sudah Tak Tahan Lagi

“Alhamdulillah, kini jalan ke dusun kami sudah beraspal. Terima kasih Pemko, khususnya Dinas PUPR yang telah memenuhi impian warga,” papar Kadus Diwai Makam.

 Mulyadi melanjutkan, warga sangat mengharapkan agar kepedulian PUPR terhadap Dusun Diwai Makam bisa terus berlanjut.

Sebab, urai dia, selain kebutuhan jalan yang mulus, sarana saluran air atau got juga sangat dibutuhkan di Dusun Diwai Makam.

Meski saat ini di beberapa titik sudah ada got, namun umumnya buntu dan tidak terkoneksi dengan saluran utama di pinggir Jalan Syiah Kuala.

Jalan utama menuju Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, kondisinya rusak parah layaknya kubangan kerbau. Foto direkam beberapa waktu lalu.
Jalan utama menuju Dusun Diwai Makam, Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, kondisinya rusak parah layaknya kubangan kerbau. Foto direkam beberapa waktu lalu. (FOR SERAMBINEWS.COM)

“Sehingga jika ada hujan deras, maka got tersebut meluap dang merendam jalan karena air yang ditampung tidak mengalir ke saluran induk,” beber dia.

Baca juga: Terkait Jalan Utama Dusun Diwai Makam Lambaro Skep Rusak, Begini Tanggapan Kadis PUPR Banda Aceh 

“Karenanya, kami berharap ke depan PUPR bisa membangun got yang terkoneksi dengan saluran induk di dusun kami,” pintanya.

Seperti diketahui, perjuangan warga Dusun Diwai Makam untuk pengaspalan jalan utama di dusun itu sudah dilakukan bertahun-tahun.

Setiap Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kuta Alam, Kepala Dusun Diwai Makam selalu mengusulkan pengaspalan jalan tersebut.

Tapi, usulan ini selalu saja kandas sehingga berbilang tahun, warga Dusun Diwai Makam harus rela melintasi jalan berkubang dan berlumpur.

Kini era jalan ala medan off-road tersebut sudah berakhir.

Baca juga: Kerusakan Jalan Dusun Diwai Makam Makin Parah, Warga Desak Pengembang Perumahan Ikut Tanggung Jawab

Warga Dusun Diwai Makam yang jaraknya hanya hitungan ratusan meter dari Pasar Al-Mahirah Lamdingin itu pun mulai menikmati jalan mulus.(*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved