Breaking News:

Internasional

Legenda Sepak Bola Iran Kutuk Kematian Mencurigakan Mahsa Amini di Tangan Polisi, Dukung Demonstrasi

Legenda sepak bola Iran Ali Karimi, yang dikenal sebagai Asian Maradona mengutuk kematian mencurigakan Mahsa Amini setelah ditahan oleh polisi moral

Editor: M Nur Pakar
()
Legenda sepak bola Iran Ali Karimi 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Legenda sepak bola Iran Ali Karimi, yang dikenal sebagai Asian Maradona mengutuk kematian mencurigakan Mahsa Amini setelah ditahan oleh polisi moral Teheran.

Karimi, mantan kapten tim sepak bola nasional Iran, telah memanfaatkan media sosial yang luas untuk menyuarakan dukungan bagi demonstrasi menentang pemerintah setelah kematian Amini.

Komentar kritisnya telah mendapat cemoohan dan kesalahan dari para politisi.

Dia dituduh sebagai salah satu pemimpin yang mereka gambarkan sebagai dalang kerusuhan dan hasutan, Radio Farda melaporkan pada Selasa (27/9/2022).

“Jangan takut pada wanita kuat, mungkin saatnya akan tiba ketika mereka, satu-satunya tentara Anda,” tulis legenda sepak bola di Twitter untuk lebih dari 450.000 pengikutnya.

Baca juga: Iran Tuduh AS Langgar Kedaulatan Negaranya, Dukung Kerusuhan Sampai Meluas ke Seluruh Negeri

Karimi yang berbasis di Dubai, UEA memiliki hampir 12 juta pengikut di Instagram.

Dia secara ekstensif memposting dukungan untuk aksi protes serta tips tentang jaringan pribadi virtual yang aman untuk digunakan orang Iran untuk melewati pembatasan Internet.

Sementara itu, aktivis hak-hak sipil Iran Hossein Ronaghi mengklaim dia dipukuli oleh penjaga di penjara Evin Teheran, dalam sebuah laporan dari Radio Farda.

Petugas penjara mematahkan kakinya selama pemukulan.

ibu Ronaghi mengatakan putranya mengatakan kepadanya terluka setelah dipukul oleh penjaga, jurnalis Masoud Kazemi memposting dalam sebuah tweet pada 25 September 2022.

Penangkapan itu terjadi di tengah protes anti-pemerintah atas kematian Amini yang berusia 22 tahun setelah dia ditahan oleh polisi moral atas tuduhan mengenakan jilbab yang tidak pantas.(*)

Baca juga: Keluarga Mahsa Amini Tuduh Polisi Moral Iran Lakukan Penyiksaan dan Pelecehan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved