Internasional
Sekjen PBB Minta Iran Tahan Diri Hadapi Demonstrasi Nasional
Sekjen PBB Antonio Guterres, Rabu (28/9/2022) meminta Iran menahan diri menggunakan kekuatan yang tidak perlu terhadap aksi demonstrasi.
SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Sekjen PBB Antonio Guterres, Rabu (28/9/2022) meminta Iran menahan diri menggunakan kekuatan yang tidak perlu terhadap aksi demonstrasi.
Aksi kerusuhan itu dipincu atas kematian seorang wanita muda dalam tahanan polisi moral Iran dan telah menyebar ke seluruh negeri.
Antonio Guterres melalui seorang juru bicara mengatakan pihak berwenang harus segera melakukan penyelidikan yang tidak memihak atas kematian Mahsa Amini.
Baca juga: Legenda Sepak Bola Iran Kutuk Kematian Mencurigakan Mahsa Amini di Tangan Polisi, Dukung Demonstrasi
Hal itu sebagai penyebab meletusnya kerusuhan di seluruh provinsi Iran dan ibukota Teheran, seperti dilansir AP.
"Kami semakin prihatin dengan laporan meningkatnya korban jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak, terkait protes tersebut," kata juru bicara PBB Stéphane Dujarric dalam sebuah pernyataan.
“Kami menggarisbawahi perlunya penyelidikan yang cepat, tidak memihak dan efektif atas kematian Mahsa Amini oleh otoritas independen yang kompeten," ujarnya.(*)
Baca juga: Lagi, Seorang Wanita Muda Iran Tewas, Ditembak Enam Kali di Kota Karaj
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sekjen-pbb-antonio-guterres_20170213_095103.jpg)