Breaking News:

Internasional

Mohammed bin Salman Ditunjuk Jadi PM Arab Saudi

Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) diangkat menjadi Perdana Menteri Arab Saudi

Editor: bakri
Foto: Saudi Press Agency
Mohammed bin Salman 

RIYADH - Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MbS) diangkat menjadi Perdana Menteri Arab Saudi.

Jabatan ini secara tradisional dipegang oleh Raja Arab Saudi.

Pengangkatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai PM Arab Saudi diumumkan pada Selasa (27/9/2022).

Para analis memandang langkah itu secara efektif meresmikan kekuasaan yang telah dipegang oleh Pangeran Mohammed, yang telah menjadi penguasa de facto kerajaan selama beberapa tahun belakangan ini.

Sementara itu, berdasarkan keputusan kerajaan dari Raja Salman yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency itu, kepala kementerian penting lainnya, termasuk Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Energi tidak mengalami perubahan kali ini.

Pangeran Mohammed sendiri telah berada di urutan pertama untuk menggantikan ayahnya sebagai raja sejak 2017.

Pada bulan lalu, MbS berusia 37 tahun.

Sebagaimana dilansir AFP, Arab Saudi telah bertahun-tahun berusaha meredam spekulasi mengenai kesehatan raja berusia 86 tahun.

Baca juga: Desain Sports Boulevard di Jalan Pangeran Mohammed bin Salman Bakal Jadi Ikon Ibu Kota Riyadh

Baca juga: Tunangan Jamal Khashoggi Sebut Kepalan Tinju Biden dan Mohammed bin Salman Memalukan

Pada 2017, Arab Saudi menepis laporan dan spekulasi yang meningkat bahwa raja berencana turun takhta demi Pangeran Mohammed.

Raja Salman telah dirawat di rumah sakit dua kali pada tahun ini.

Yang terbaru, dia harus dirawat sepekan pada bulan Mei yang melibatkan tes termasuk kolonoskopi, menurut media pemerintah.

Pangeran Mohammed bin Salman telah menjadi menteri pertahanan pada 2015.

Dalam peran itu, dia telah mengawasi kegiatan militer Arab Saudi di Yaman, di mana kerajaan memimpin koalisi yang mendukung pemerintah yang diakui secara internasional dalam perjuangannya melawan pemberontak Huthi yang bersekutu dengan Iran.

Dia juga menjadi wajah publik dari agenda reformasi besar-besaran yang dikenal sebagai Visi 2030. (kompas.com)

Baca juga: Proyek Ambisus Pangeran Mohammed Bin Salman, Renovasi 130 Lokasi Masjid Bersejarah di Arab Saudi

Baca juga: Erdogan Kunjungi Arab Saudi, Peluk Mohammed bin Salman, Ingin Perbaiki Keretakan Kedua Negara

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved