Breaking News:

Berita Bireuen

Jalan di Kuala Jeumpa Macet, Ribuan Santri, Masyarakat dan Pejabat Takziah ke Rumah Alm Abu Tumin

Arus lalu lintas di Jalan Nasional kawasan Desa Kuala Jeumpa, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, mengalami kemacetan sejak empat hari terakhir

Editor: bakri

Arus lalu lintas di Jalan Nasional kawasan Desa Kuala Jeumpa, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, mengalami kemacetan sejak empat hari terakhir.

Hal ini tak lain karena banyaknya orang berdatangan melakukan takziah ke rumah duka ulama kharismatik Aceh, almarhum Tgk H Muhammad Amin bin Tgk H Mahmud atau lebih dikenal sebagai Abu Tumin Blang Bladeh.

RIBUAN santri dari Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara maupun kabupaten/ kota lainnya, Jumat (30/9/2022), bertakziah atas meninggalnya ulama kharismatik Aceh, Tgk H Muhammad Amin bin Tgk H Mahmud atau lebih dikenal sebagai Abu Tumin Blang Blang Bladeh.

Almarhum Abu Tumin berpulang ke Rahmatullah pada Selasa (27/9/2022), saat dalam perawatan di RSUD dr Fauziah Bireuen.

Abu Tumin dimakamkam di Kompleks Dayah Al-Madinatuddiniyah Babussalam Putra, Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, yang lokasi tepat berada di pinggir jalan Nasional.

Karena itu, tak heran jika arus lalu lintas menjadi macet.

Beruntung puluhan santri bersama sejumlah pegawai Dinas Perhubungan langsung turun tangan membantu kelancaran lalu lintas.

Amatan Serambi, para santri putri yang umumnya berpakaian serba putih datang dengan menggunakan bus umum dari berbagai daerah.

Begitu tiba, para santri tersebut langsung menuju ke rumah duka untuk melakukan takziah dan kenduri bersama.

Baca juga: Ratusan Siswa dan Guru MAN 1 Pidie Gelar Doa Untuk Abu Tumin Blang Bladeh

Baca juga: HUDA dan MPU Sabang Imbau Shalat Ghaib untuk Ulama Abu Tumin, Begini Niatnya

Sementara para pejabat Bireuen hadir sekitar pukul 08.30 WIB.

Kabag Prokopim Sekdakab Bireuen, Azmi SKom kepada Serambi menyebutkan, mereka yang hadir terdiri dari seluruh kepala SKPK, sekretaris, para pejabat dan ratusan pegawai Pemkab Bireuen.

“Selain itu, kita juga menugaskan sejumlah pegawai sebagai petugas piket di rumah duka selama masa berkabung,” ucapnya.

Menjelang siang kemarin, santri dan masyarakat yang datang semakin ramai.

Kaum laki-laki diarahkan ke komplek masjid yang berjarak sekitar 200 meter arah timur rumah almarhum untuk doa bersama, sementara kaum perempuan melaksanakan doa dan makan bersama di rumah almarhum.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved