Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Sudah 2 Hari Banjir Rendam Pemukiman Penduduk Singkil Utara, Sungai Meluap, Dampak Hujan Sepekan Ini

Banjir mulai merendam pemukiman penduduk di pinggir jalan tersebut sejak kemarin. Namun belum surut hingga, Sabtu (1/10/2022).

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Banjir merendam jembatan kayu penghubung di kompleks pesantren di kawasan Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, Sabtu (1/10/2022) 

Banjir mulai merendam pemukiman penduduk di pinggir jalan tersebut sejak kemarin. Namun belum surut hingga, Sabtu (1/10/2022).

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sudah dua hari banjir merendam pemukiman penduduk Dusun III, Desa Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Banjir mulai merendam pemukiman penduduk di pinggir jalan tersebut sejak kemarin. Namun belum surut hingga, Sabtu (1/10/2022).

Rendaman banjir tersebut, terjadi akibat meluapnya air sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil, sepekan ini. 
 
Setidaknya ada 12 rumah dan satu kompleks pesantren di kawasan tersebut yang tergenang banjir. Korban sudah memindahkan barangnya ke tempat lebih tinggi, akan tetapi masih di dalam rumah. 

Caranya dengan membuat meja darurat menggunakan kayu. Di meja itu warga bertahan bersama barang, tempat masak sekaligus tempat tidur.

Baca juga: Banjir di Aceh Singkil Meluas, Wilayah di Dua Kecamatan Tergenang

"Masak masih bisa dengan membuat  tempat darurat di dalam rumah," kata Jepri korban banjir.

Sementara jalan utama Singkil-Subulussalam, yang persis berada di lokasi banjir hanya sebagian badan jalan saja tergenang. Kendaraan dari kedua arah tetap bisa melintas dengan aman. 

Dalam sebulan lokasi tersebut sudah dua kali terendam banjir.

Selain lokasinya di dataran rendah, juga disebabkan sungai yang melintas di belakang pemukiman penduduk Dusun III Desa Ketapang Indah, dangkal serta sebagian saluran tersumbat. 

Salah satu saluran air yang tersumbat adalah di bawah jembatan menuju Rutan Singkil.

Baca juga: Hujan dan Pasang Besar Air Laut, Penyebab Banjir di Aceh Singkil

Hal itu terjadi karena ketika pembangunan jembatan tidak terlebih dahulu dilakukan pembuangan material jembatan lama. Melainkan langsung dibangun jembatan baru. 

Kondisi itu menyebabkan volume air tidak bisa cepat masuk ke laut yang berjarak sekitar 1 kilometer.

Ketika banjir, pejabat Pemkab Aceh Singkil selalu hadir meninjau ke lokasi. Akan tetapi banjir langganan masih belum teratasi.

Sementara itu lokasi langganan banjir lainnya di Aceh Singkil, masih aman. Sedangkan cuaca masih mendung. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved