Breaking News:

Berita Banda Aceh

Kalau Usia Sudah 40 Tahun Wajib Periksa Kondisi Jantung

Seseorang sudah mencapai usia 40 tahun, baik pria maupun wanita, dia sudah wajib mendatangi dokter ahli jantung untuk memeriksa

Editor: bakri
SERAMBI FM/ARDI
Dokter Spesialis Gizi Klinik, Mutia Winanda dan Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Aceh, dr M Ridwan, MAppSc, Sp. JP(K)-FIHA, menjadi narasumber talkshow bersama Unicef Perwakilan Aceh dan Flower Aceh, dengan tema “Gizi yang Tepat untuk Jantung Sehat” di Radio Serambi FM 90.20, Jumat (30/9/2022) petang. Talkshow dipandu Wartawan Harian Serambi Indonesia Yarmen Dinamika. 

Semakin cepat kita ketahui keluhannya, maka makin cepat ditangani," ujarnya.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Banda Aceh ini mengatakan, banyak di antara warga yang kurang memahami arti penting jantung bagi kehidupan.

"Ada satu organ di dalam tubuh yang detak pertamanya menandai awal kehidupan manusia di rahim ibunya dan saat ia berhenti berdetak menandakan berakhirnya kehidupan manusia, itulah jantung," kata Ridwan.

Ia juga menambahkan bahwa musik pertama yang didengar manusia dalam hidupnya adalah detak atau irama jantung ibunya.

Sebagai dokter praktik, Ridwan mengaku punya beberapa pasien yang baru mendatangi dokter pada saat kondisi jantungnya justru sudah parah, sudah terlambat.

Baca juga: Berikut, Tanda Awal pada Wanita Sebelum Serangan Jantung, Tiba-tiba Alami Gangguan Tidur

"Ini yang perlu kita beri penyadaran bahwa memeriksakan jantung lebih dini itu lebih baik supaya kita cepat tahu kalau ada kelainan atau sumbatan di pembuluh darah," ujarnya.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Aceh ini juga merinci tentang gejala penyempitan pembuluh darah.

Menurutnya, penyempitan pembuluh darah bisa terjadi, antara lain, karena kebiasaan merokok (termasuk merokok elektrik/vape), tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, kadar kolesterol tinggi, gaya hidup sedenter (minim gerak), pola makan tidak sehat, stres berkepanjangan, dan diabetes melitus.

Ridwan juga mengatakan masyarakat awam perlu tahu juga tentang gejala serangan jantung akut yang harus segera ditangani.

"Jika di dada ada rasa nyeri yang hilang timbul, tapi setelah setengah jam tak juga hilang, bahkan nyerinya menjalar ke leher atau ke lengan, maka orang dengan gejala seperti ini langsung saja bawa ke rumah sakit, sebelum terlambat," kata Ridwan.

Menurut Ridwan, sebagai langkah awal terhadap pasien yang mengalami henti jantung, bisa juga dilakukan pijat jantung oleh yang mengerti.

Sementara itu, dr Mutia mengatakan, obesitas juga bisa memicu terjadinya penyakit jantung, di samping tinggi konsumsi gula, minyak makan, dan garam.

"Maksimal kita boleh mengonsumsi garam dalam sehari semalam adalah 1 sendok teh.

Tapi seringnya kita masih makan garam lagi dari makanan yang diproses, misalnya kecap, saus, dan MSG," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved