Breaking News:

video

VIDEO Aremania Minta Polisi Tak Tembak Gas Air Mata, Tapi Malah Dibentak, Ini Pengakuannya

anggota polisi tersebut pun meminta agar suporter tersebut untuk memberitahu rekan-rekannya untuk keluar.

Editor: Habibi

SERAMBINEWS.COM - Beredar video Aremania meminta polisi jangan menembakkan gas air mata.

Namun, permintaan tersebut malah dibalas dengan bentakan.

Video berdurasi 16 detik di Twitter yang memperlihatkan seorang suporter Arema masuk ke lapangan dan meminta polisi tak menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.

anggota polisi tersebut pun meminta agar suporter tersebut untuk memberitahu rekan-rekannya untuk keluar.

Ketika polisi yang dimintai suporter itu menjawab dengan tenang, personel polisi yang lain justru membentak dirinya.

“Kamu jangan bikin onar, nanti saya kasih tahu komandan,” ujar polisi tersebut.

Pengunggah tersebut berinisial I (27), sedangkan suporter yang berada di video itu berinisal Y (25).

Sementara terkait permintaan Y kepada polisi agar tidak menembakkan gas air mata, M menyebut lantaran rekannya merasa kasihan kepada anak-anak dan perempuan yang terkena efeknya.

Menurut pengakuan I, polisi masih menembakkan gas air mata di luar Stadion Kanjuruhan.

Tembakan tersebut pun, kata I, membuat penonton semakin panik.

Seperti diketahui, gas air mata disebut menjadi pemicu suporter Arema panik dan berdesak-desakan untuk keluar hingga berujung sesak napas dan meninggal dunia.

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved