Internasional
Paus Fransiskus Bela Migran, Mediterania Sudah Menjadi Kuburan Terbesar di Dunia
Paus Fransiskus membuat pembelaan yang berapi-api terhadap para migran. Dia menyebut pengucilan mereka sebagai skandal, menjijikkan dan berdosa.
SERAMBINEWS.COM, ROMA - Paus Fransiskus membuat pembelaan yang berapi-api terhadap para migran.
Dia menyebut pengucilan mereka sebagai skandal, menjijikkan dan berdosa.
Karena menempatkannya pada jalur tabrakan dengan pemerintah sayap kanan Italia yang akan datang, seperti dilansir AFP.
Paus membuat komentarnya saat mengkanonisasi seorang uskup abad ke-19 yang dikenal sebagai “bapak para migran” dan seorang pria abad ke-20 yang melayani orang sakit di Argentina.
Paus Fransiskus, yang menjadikan dukungan bagi para migran sebagai tema utama kepausannya, memimpin upacara di hadapan 50.000 orang di Lapangan Santo Petrus, Minggu (9/10/2022).
Baca juga: Suriah Telah Temukan 100 Mayat dari Kapal Migran Lebanon Tenggelam di Laut
“Pengecualian terhadap migran adalah skandal," ujarnya.
"Memang, pengucilan migran adalah kriminal," tambahnya.
"Itu membuat mereka mati di depan kita, ”katanya.
“Jadi hari ini Mediterania menjadi kuburan terbesar di dunia,” jelasnya mengacu pada ribuan orang yang tenggelam saat mencoba mencapai Eropa.
“Pengecualian terhadap migran itu menjijikkan, itu dosa," jelasnya.
"Adalah kriminal untuk tidak membuka pintu bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.(*)
Baca juga: Penjaga Pantai Bulgaria Selamatkan 38 Migran di Laut Hitam, Termasuk Delapan Wanita dan Anak-Anak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/paus-fransiskus-tanggapi-israel.jpg)