Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

Rusia Siap Serang Ukraina Lebih Keras Lagi, Putin Tegaskan Tidak Akan Ragu Balas Serangan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin (10/10/2022) mengatakan serangan ke Ukraina akan lebih keras lagi.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Presiden Rusia Vladimir Putin 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin, Senin (10/10/2022) mengatakan serangan ke Ukraina akan lebih keras lagi.

Moskow telah melakukan serangan rudal pembalasan di seluruh Ukraina dari Minggu (9/10/2022) malam sampai Senin (10/10/2022). 

“Tidak mungkin membiarkan serangan Ukraina tidak terjawab," tegasnya.

"Jika upaya serangan teroris terus berlanjut, tanggapan dari Rusia akan lebih parah lagi," tambahnya.

"Hal itu sudah sesuai dengan tingkat ancaman," kata Putin pada awal pertemuan dewan keamanannya yang disiarkan televisi.

“Jangan ada keraguan tentang itu,” kata Putin.

Baca juga: Presiden Ukraina Sebut Berunding Dengan Putin Menjadi Mustahil, Umumkan Jalur Cepat Gabung NATO

Pernyataannya muncul setelah ledakan besar pada Sabtu (8/10/2022) merusak jembatan utama di Krimea.

Sebuah proyek utama Putin dan jaringan transportasi penting antara Rusia dan semenanjung Moskow yang dicaplok pada 2014.

Menanggapi serangan itu, Putin mengatakan Rusia melakukan serangan besar-besaran dengan senjata jarak jauh berpresisi tinggi pada energi, komando militer, dan fasilitas komunikasi Ukraina.

Putin juga menuduh Ukraina melancarkan tiga serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Kursk di Rusia, sekitar 85 kilometer perbatasan Ukraina.

Ukraina juga dituduh berusaha merusak pipa gas TurkStream yang mengalir dari Rusia ke Turki di bawah Laut Hitam.

Ibu kota Ukraina, Kiev, dilanda beberapa serangan Rusia pada Senin (10/10/2022) pagi, yang pertama sejak akhir Juni 2022, wartawan AFP menyaksikan.

Baca juga: Pengeboman Jembatan Krimea Bikin Vladimir Putin Berang, Lima Kota Ukraina Jadi Sasaran Rudal Rusia

Rusia juga melancarkan serangan ke beberapa kota lain di Ukraina, terutama menargetkan infrastruktur energi.

Pemadaman listrik dilaporkan di beberapa wilayah, termasuk kota kedua Ukraina Kharkiv dan wilayah sekitarnya, ditambah Sumy timurlaut, Zhytomyr di utara dan Khmelnitskyi di barat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved