Video
VIDEO Kemeriahan Peringatan Maulid Nabi di Muenchen Jerman, Ada Tarian Ratoh Jaroe
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Kota Muenchen, Jerman Minggu (9/10/2022) berlangsung khidmat dan meriah.
SERAMBINEWS.COM - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Kota Muenchen, Jerman Minggu (9/10/2022) berlangsung khidmat dan meriah.
Sedikitnya seratusan jamaah yang hadir, larut dalam nuansa penuh kekeluargaan itu.
Acara yang digagas oleh Pengajian Muslim Muenchen (PM3) itu diadakan di Aula Serba Guna PM3 Hofmannstraße, München dengan menghadirkan penceramah asal Aceh yakni Dr Zulkarnain Jalil, M.Si.
Peserta yang hadir umumnya merupakan warga Indonesia yang bermukim di Muenchen. Baik itu yang sudah bekerja dan bermukim disana, maupun yang sedang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi di kawasan Bavaria tersebut.
Bahkan anak-anak pun terlihat sangat antusias saat sesi khusus untuk anak-anak, yakni saat diceritakan kisah-kisah kehidupan Rasulullah SAW. Tak hanya itu, beberapa muallaf Jerman juga ikut hadir dalam kegiatan yang sempat vakum akibat pandemi Covid-19 ini.
Dr Zulkarnain Jalil dalam tausyiahnya menyampaikan rasa kagum dan haru dengan kegiatan yang diadakan oleh masyarakat muslim Indonesia di Muenchen.
Zulkarnain yang saat ini merupakan peneliti tamu (Visiting Researcher) di Helmholtz Institute Ulm (HIU) di Ulm, Jerman dalam tausyiahnya mengajak para jamaah untuk menjadikan peringatan maulid ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meneladani akhlaq Rasulullah SAW.
Sementara itu Ketua PM3 Defiar Arifin, M.Sc menyampaikan bahwa saat ini beberapa kegiatan sudah mulai diadakan secara offline, setelah sebelumnya banyak aktivitas yang berlangsung secara online (daring) selama pandemi Covid-19.
Pada bagian akhir, usai shalat Zuhur, jamaah menikmati hidangan maulid berupa aneka panganan khas Indonesia yang merupakan sumbangan dari kaum ibu dari keluarga besar PM3 Muenchen.
Acara santap siang bertambah semarak dengan iringan aneka hiburan antara lain shalawat, nasyid, kreatifitas anak-anak, hingga penampilan heriok tari Ratoh Jaroe.
Tarian khas Aceh ini mendapat aplaus luar biasa dari hadirin, terutama saat melakukan gerakan -gerakan rancak dan teratur nan harmonis diiringi syair-syair Islami dalam bahasa Aceh.
Pembina sekaligus syekh tarian ini adalah Susi Andriani, M.Sc, seorang warga Aceh yang telah bermukim di Jerman selama 25 tahun.
Susi menceritakan bahwa para penari merupakan para pelajar yang merupakan anak-anak dari warga Indonesia yang bermukim di kota Muenchen.
Laporan Syedara Lon Dr Zulkarnain Jalil
Narator: Suhiya Zahrati
Editor: Syamsul Azman Yr