Internasional
Dewan Kerjasama Teluk Tegaskan Persahabatan Dapat Menjadi Solusi Akhiri Perang Ukraina
Dewan Kerjasama Teluk (GCC) menegaskan hubungan persahabatan dengan semua pihak dapat membantu mengakhiri perang Ukraina.
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Dewan Kerjasama Teluk (GCC) menegaskan hubungan persahabatan dengan semua pihak dapat membantu mengakhiri perang Ukraina.
Dikatakan, cara terbaik untuk menghindari dampak negatif menyelesaikan krisis melalui dialog dan cara diplomatik yang memenuhi kepentingan semua pihak.
Pernyataan itu disampaikan oleh perwakilan tetap untuk PBB, Abdulaziz Al-Wasil, atas nama negara-negara anggota GCC.
Disampaikannya selama sesi khusus darurat Majelis Umum PBB memilih minggu ini pada rancangan resolusi, “Integritas teritorial Ukraina: Mempertahankan prinsip-prinsip Piagam PBB.
Al-Wasil mengatakan negara-negara GCC telah mengikuti situasi di Ukraina dengan perhatian besar sejak awal.
Dikatakan, negara-negara GCC mendesak semua pihak untuk menahan diri, menghindari eskalasi lebih lanjut, dan mematuhi cara-cara damai untuk menyelesaikan konflik.
Baca juga: Drone Kamikaze Buatan Iran Bombardir Ukraina, Warga Ibu Kota Kiev Terbangun Dari Tidur
Dia mengatakan suara GCC yang mendukung resolusi itu datang dalam kerangka dukungannya terhadap komitmen terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB.
Skaligus, penghormatan terhadap kedaulatan sebuah negara, prinsip-prinsip bertetangga yang baik, non-penggunaan atau ancaman kekerasan, dan penyelesaian sengketa secara damai.
Al-Wasil berharap agar GCC terus bekerja untuk mencapai solusi yang memuaskan bagi semua pihak dan menghindari dampak negatif dari krisis manusia, politik dan ekonomi.
Dr Abdullah Al-Ghanim, profesor ilmu politik di Universitas Kuwait kepada Arab News, Jumat (14/10/2022) mengatakan GCC harus mempertahankan posisi objektif dalam krisis Rusia-Ukraina.
Dia menunjuk ke posisi Teluk berdasarkan netralitas, mendorong solusi damai, dan menjadi pihak yang mendukung kesepakatan, sehingga merevitalisasi negosiasi antara para pihak.
Sedangkan Dr Hadi bin Ayedh, Direktur Studi dan Penelitian di Kementerian Informasi Kuwait, mengatakan koordinasi antara negara-negara GCC mengenai isu-isu eksternal mulai selaras.
Baca juga: Presiden UEA Serukan Presiden Rusia Bersedia Berdialog Untuk Akhiri Perang Ukraina
Disebutkan, keharmonisan ini akan membantu mengembangkan hubungan antara negara-negara GCC dengan organisasi dan negara lain, dan memperkuat posisi Teluk.
Ayedh mengharapkan gerakan Teluk untuk memainkan peran penting dalam menyelesaikan krisis Rusia-Ukraina.
Bahkan, kunjungan Presiden UEA Mohammed bin Zayed ke Rusia kemungkinan akan memiliki hasil positif dalam mendukung posisi Teluk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tentara-Ukraina-mengangkat-bendera-Rusia-untuk-berdemonstrasi-di-Izium-wilayah-Kharkiv.jpg)