Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tiga Rumah di Aceh Tamiang Tertimbun Longsor, Kerugian Ditaksir Rp 200 Juta

Cakra memastikan insiden ini tidak merenggut korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dok: Forkopimcam
Kondisi rumah yang terkena longsor di Kampung Serba, Bandarpusaka Aceh Tamiang pada Jumat (21/10/2022) siang masih terlihat tertimbun material. 

Cakra memastikan insiden ini tidak merenggut korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Perbukitan di Kampung Serba, Bandarpusaka, Aceh Tamiang longsor menimpa tiga rumah, Kamis (20/10/2022) malam. 

Tidak ada korban jiwa, namun seluruh penghuni mengalami trauma berat.

Bencana alam ini terjadi, setelah hampir seluruh wilayah Aceh Tamiang diguyur hujan deras sejak sore hingga dini hari. 

Sekira pukul 20.30 WIB, warga dikejutkan suara gemuruh yang begitu kuat.

"Warga mengecek sumber suara itu, ternyata bukti di Dusun Serba Dalam longsor," kata Camat Bandarpusaka, Cakra Agie Winapati, Jumat (21/10/2022).

Material longsor ini menimbun tiga rumah warga, masing-masing milik Safaruddin (50), Lili Suryani (38) dan Khairul Fahmi (32).

Cakra menjelaskan, Safaruddin pada saat kejadian berada dalam rumah bersama istri dan anaknya. 

Baca juga: Tiga Rumah di Kampung Serba Aceh Tamiang Tertimbun Longsor, Pemerintah Antisipasi Longsor Susulan

Selanjutnya Safaruddin langsung menarik anak dan istrinya ke luar rumah dengan cara merangkak, melewati reruntuhan rumah yang telah roboh hingga keluar rumah dengan selamat.

"Rumah Safaruddin tertimbun longsor pada bagian tengah hingga depan rumah," jelas Cakra.

Sementara rumah Lili Suryani, tertimbun longsor seluruhnya. 

Beruntung, saat kejadian rumah tersebut dalam kondisi kosong.

"Untuk rumah Khairul Fahmi tertimbun tanah longsor hanya bagian depan hingga halaman rumah saja," lanjut Cakra.

Cakra memastikan insiden ini tidak merenggut korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 200 juta. 

Saat ini Forkopimcam Bandarpusaka tengah melakukan pendekatan kepada korban yang masih trauma. 

Di sisi lain, pemerintah juga melakukan minitoring keadaan karena hujan masih berlanjut dan ada potensi longsor susulan. (*)

Baca juga: Longsor Kembali Tutupi Badan Jalan Trom Langsa Baro

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved