Senin, 13 April 2026

Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 - Negaranya Terus Dikritik Soal Piala Dunia, Emir Qatar Meradang

Kritik yang dialamatkan kepada pemerintah Qatar dan panitia penyelenggara Piala Dunia 2022 membuat emir atau kepala negara Qatar meradang.

Editor: Amirullah
AFP
Sejumlah warga berpose di depan logo Piala Dunia 2022 di Doha, Qatar. 

Penulis: Lariza Oky Adisty

SERAMBINEWS.COM - Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 menuai banyak kritik.

Kritikan tersebut dialamatkan kepada pemerintah Qatar dan panitia penyelenggara Piala Dunia 2022.

Ternyata, kritikan tersebut membuat emir atau kepala negara Qatar meradang.

Piala Dunia 2022 akan berlangsung pada 20 November-18 Desember mendatang.

Kurang dari sebulan jelang upacara pembukaan, kontroversi masih melingkupi hajatan Piala Dunia pertama di negara Timur Tengah tersebut.

Kritik terbesar untuk Qatar mengacu kepada laporan sejumlah lembaga hak asasi manusia soal perlakuan terhadap pekerja migran yang membangun infrastruktur seperti stadion, jalan, dan hotel.

 

Mereka mendapat gaji di bawah standar dan hidup dalam kondisi memprihatinkan.

Akibatnya, tak sedikit dari mereka sakit atau bahkan meninggal dunia.

Selain itu, Qatar juga mendapat sorotan karena diskriminasi terhadap golongan minoritas.

Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, emir atau kepala negara Qatar, angkat bicara soal kritik tentang negaranya.

Ia menilai pandangan negatif dunia tentang Qatar dan Piala Dunia 2022 tidak adil.

Sheikh Tamim pun berjanji bahwa Piala Dunia 2022 dan perhatian yang diberikan dunia ke Qatar akan menguntungkan negara itu.

“Kampanye semacam ini terus berlangsung dan berkembang, termasuk dengan melibatkan pemalsuan dan standar ganda yang membuat banyak orang menjadi ragu soal pelaksanaan Piala Dunia 2022,” kata Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved