Begini Cara Mengatasi Agar Cepat MoveOn dan Anti Galau, Trauma Diselingkuhi
Perselingkuhan adalah sebuah perilaku pelanggaran komitmen terhadap pasangan, baik itu pacar maupun suami atau istri.
“Jika merasa belum membaik, maka dibutuhkan penanganan yang lebih profesional, jadi disarankan untuk melakukan konsultasi ke psikolog,” sebut dosen pakar bidang konseling dan psikologi keluarga itu.
Penyebab perselingkuhan
Ada berbagai penyebab seseorang melakukan perselingkuhan, mulai dari fisik, finansial, psikologis bahkan budaya.
“Ada beberapa kelompok yang justru menganggap perselingkuhan merupakan sebuah peningkatan harga diri, sehingga perselingkuhan menjadi hal-hal yang ditoleransi meski melanggar nilai dan norma,” jelasnya.
Banyaknya penyebab perselingkuhan, tidak memastikan seluruh hubungan romantis pasti berujung pada ketidaksetiaan tersebut.
Definisi dari selingkuh adalah pelanggaran komitmen. Perselingkuhan tidak akan terjadi bila kedua pihak dapat saling menjaga komitmen. Sehingga, menurut Nurul, dibutuhkan komitmen antara pasangan.
“Jangan melakukan perilaku-perilaku berisiko melanggar komitmen. Salah satunya adalah dengan menjalin relasi yang tidak wajar, yang mengarah pada kedekatan-kedekatan tertentu dengan lawan jenis,” sebut guru besar bidang psikologi klinis dan kesehatan mental tersebut.
Nurul menyarankan untuk selalu menjadi pribadi yang teguh dalam memegang komitmen, utamanya pada hubungan yang telah diresmikan oleh ikatan suci.
“Sekali kita melanggar, pastinya akan sangat sulit membangun kembali kepercayaan pasangan.
Untuk itu jagalah komitmen pernikahan Anda agar kita dapat menghasilkan generasi penerus bangsa yang tidak kita cederai dengan hal-hal yang negatif,” imbaunya.
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Trauma Diselingkuhi Pasangan? Begini Cara Mengatasi Agar Cepat MoveOn dan Anti Galau,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-selingkuh-111.jpg)