Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Ceruk Mendale dan Rimba Raya Bisa Dijadikan Wisata Sejarah dan Prasejarah

Dua tempat bersejarah dan prasejarah, Ceruk Mendale dan Tugu Radio Rimba Raya di Bener Meriah merupakan dua obyek wisata penting

Editor: bakri
For Serambinews.com
Tugu Radio Perjuangan Rimba Raya yang dibangun di tengah perkebunan kopi rakyat Gayo, Kabupaten Bener Meriah. 

TAKENGON - Dua tempat bersejarah dan prasejarah, Ceruk Mendale dan Tugu Radio Rimba Raya di Bener Meriah merupakan dua obyek wisata penting yang bisa dikembangkan lebih jauh untuk wisata sejarah dan prasejarah.

Hal ini disampaikan Anggota DPR Aceh dari Dapil 4, Muhammad Ridwan.

Menurutnya, selama ini di kedua obyek tersebut belum menyajikan sesuatu yang menarik, karena tidak ada inovasi sebagai kawasan wisata sejarah dan prasejarah.

"Kedua tempat itu lebih sebagai tempat penelitian, belum menjadi tempat wisata yang menarik minat pengunjung," kata Muhammad Ridwan.

Padahal, lanjutnya, Ceruk Mendale dan lokasi penggalian arkeologi lainnya memiliki potensi besar dikembangkan sebagai obyek wisata.

"Selain wisata alam, wisata kopi, juga bisa dikembangkan wisata sejarah dan prasejarah," ujar Muhammad Ridwan.

Ia mencontohkan, Ceruk Mendale, ini lokasi penting, menyimpan data prasejarah, tapi wisatawan belum tertarik datang ke sana, itu lantaran paradigma tempat itu bukan obyek wisata, tapi obyek penelitian.

"Yang datang ke sana lebih kepada mereka yang memiliki kepentingan saja, seperti penelitian dan sebagainya," tambah Ridwan.

Selanjutnya, masyarakat di tempat itu juga diimbau agar menumbuhkan rasa memiliki terhadap obyek wisata Ceruk Mendale dan Rimba Raya.

Baca juga: Wisata Sejarah dan Prasejarah Di Ceruk Mendale dan Rimba Raya

Baca juga: Radio Rimba Raya Media Komunikasi Perjuangan

"Kalau masyarakat sudah memiliki, mereka akan punya perhatian dan ikut mengembangkannya," katanya.

Kepada pemerintah daerah, dan provinsi, juga pusat, Muhammad Ridwan, mengimbau untuk memberi motivasi kepada masyarakat agar tumbuh rasa memiliki dan kecintaan terhadap sejarah peradabannya.

"Kemudian saran saya terhadap pengembangan obyek tersebut antara lain, pemerintah dan stake holder harus meningkatkan kepeduliannya terhadap obyek wisata sejarah dan prasejarah," tukas politisi PDI Perjuangan ini. (fik)

Baca juga: Ketua Tim Peneliti Ceruk Mendale Ketut Wiradnyana: Kopi Gayo jadi Sumber Inspirasi

Baca juga: Situs Ceruk Mendale Ditutup, Objek Wisata Sejarah di Takengon Sepi Pengunjung

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved