Minggu, 12 April 2026

Kesehatan

Dokter Boyke Berbagi Tips Mengatasi Lemah Syahwat Bagi Penderita Diabetes

Disfungsi ereksi atau lemah syahwat merupakan ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
YouTube Kacamata dr Boyke
dr Boyke 

- Disclaimer: Artikel ini ditulis untuk kepentingan edukasi seks yang ditujukan pada pasangan yang sudah menikah -

Risiko lemah syahwat bagi penderita diabetes lebih besar karena adanya perubahan pada tubuh yang menyebabkan gangguan pada saraf dan pembuluh darah.

SERAMBINEWS.COM - Kondisi disfungsi ereksi atau lebih dikenal impotensi atau dalam bahasa awam juga disebut lemah syahwat bisa menimpa siapa saja saja saat hubungan intim, terutama bagi penderita diabetes.

Risiko lemah syahwat bagi penderita diabetes lebih besar karena adanya perubahan pada tubuh yang menyebabkan gangguan pada saraf dan pembuluh darah.

Disfungsi ereksi atau lemah syahwat adalah tak mampu mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual.

Untuk kondisi seperti ini juga biasa disebut belum game, sudah keluar.  

Kondisi ini kerap terjadi pada penderita diabetes.

Diabetes ditandai dengan ciri tingginya kadar gula dalam darah yang ternyata bisa mempengaruhi aktifitas hubungan intim.

Tingginya kadar glukosa dalam darah yang menumpuk akibat diabetes dikarenakan sel tubuh tidak menyerap dengan baik dan menyebabkan gangguan organ tubuh salah satunya terjadinya disfungsi ereksi atau lemah syahwat saat hubungan intim.

Baca juga: dr Boyke Ungkap Cara Atasi Disfungsi Ereksi saat Hubungan Intim Akibat Diabetes, PASUTRI Harus Tahu!

Dikutip dari kanal YouTube SONARA FM pada Jumat (28/10/2022), menurut seksolog dr Boyke, hal pertama yang harus dilakukan bagi penderita diabetes untuk mengatasi disfungsi ereksi atau lemah syahwat adalah mengontrol gula darahnya.

Mengontrol gula darah bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat seperti konsumsi nasi merah.

Nasi merah memiliki indeks glikemik rendah dibandingkan nasi putih.

Kemudian, tidak lagi mengonsumsi minuman yang manis, misalnya teh manis, sirup dan sebagainya.

Jika Anda ingin mengonsumsi makanan manis, Anda bisa memperolehnya dari buah-buahan.

"Hanya boleh dari buah-buahan, misalnya mangga, jeruk, rambutan, itu boleh tapi tidak menggunakan tambahan gula," kata dr Boyke.

Baca juga: Bisa Fatal! Ini Alasan Wanita Disarankan Batasi Asupan Kopi, Seksolog dr Boyke Ungkap Bahayanya  

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved