Sabtu, 25 April 2026

Berita Pidie

Warga Keumala Meninggal Diinjak Kawanan Gajah

M Affan (53), warga Gampong Pako ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya, Diduga korban meninggal diinjak-injak kawanan gajah

Editor: bakri
Warga Keumala Meninggal Diinjak Kawanan Gajah - jenazah-M-Affan.jpg
Serambinews.com
Warga mengusung jenazah M Affan korban amukan gajah untuk diantar ke tempat pengistirahatan terakhir di Gampong Pako, Kecamatan Keumala, Pidie, Sabtu (29/10/2022)
Warga Keumala Meninggal Diinjak Kawanan Gajah - F20221029aya67.jpg
For Serambinews.com
Pj Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi (tengah) dan Sekda Pidie H Idhami MSi, Sabtu (29/10/2022) sore mengunjungi rumah duka M Affan (53) warga Gampong Pako, Kecamatan Keumala, Pidie, Jumat (28/10/2022), sekira pukul 21.00 WIB, meninggal diduga diinjak kawanan gajah liar.

Sekitar pukul 08.00 WIB, warga secara bersama-sama menghalau gajah.

Namun saat pelaksanaan shalat Jumat, warga tidak melihat kehadiran M Affan di masjid.

Akhirnya warga melakukan pengecekan pada sore harinya ke pihak keluarga, dan diketahui bahwa M Affan ternyata belum pulang dari kebun.

Malamnya, warga pun memutuskan pergi mencari M Affan ke kebun dan menemukan tubuh M Affan telah terbujur di tanah dengan kondisi hancur.

Warga lalu mengevakuasi jasad M Affan ke RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli dan pada malamnya dibawa pulang ke rumah duka di Gampong Pako.

"Jasad dikebumikan di Gampong Pako.

Baca juga: Mengenaskan, Petani Keumala Pidie Meninggal Diinjak Gajah, Warga Temukan Bagian Tubuh Hilang

Almarhum meninggalkan satu isteri dan empat anak," sebut Syarwan.

Lakukan penyisiran

Mendengar musibah tersebut, Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi, langsung datang mengunjungi keluarga korban.

Kedatangan Wahyudi ke rumah duka ikut didampingi Sekda Pidie, H Idhami MSi, unsur Muspika, dan pejabat lainnya.

Pj Bupati Pidie menyampaikan duka cita mendalam atas musibah menimpa warga Pako, Keumala ini.

"Innalillahi wainailaihi rajiun..Saya menyampaikan ikut bela sungkawa yang sebesar-besarnya..

semua kita akan meninggal dengan cara yang berbeda-beda sesuai kehendak Allah,” ujar Pj Bupati.

“Dan saya yakin almarhum meninggal Insya Allah husnul khatimah sebagai syuhada karena membela nafkah keluarga dan masyarakat umum dari serangan gajah," sambungnya.

Wahyudi mengatakan, untuk mengangani gangguan gajah itu, pihaknya bekerja sama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan Fauna and Flora International (FFI).

Baca juga: Kondisi Mengenaskan Petani Keumala Pidie Meninggal Diinjak Gajah, Warga Temukan Bagian Tubuh Hilang

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved