Kamis, 23 April 2026

Ketahanan Pangan

Pemerintah Salurkan 1.500 Ton Beras Premium ke Lima Daerah dengan Harga Murah

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan, operasi pasar khusus untuk menekan lonjakan harga beras dan lonjakan angka inflasi daerah itu, akan dilanj

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/ HERIANTO
Tim Satgas Pangan Aceh dan Ketua Komisi II DPRA, periksa beras premium Bulog yg dijual murah dalam operasi pasar khusus, Kamis (3/11). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Aceh mulai 3-6 Oktober 2022 mengelar operasi pasar untuk komoditi beras kualitas premium di lima kabupaten/kota dijual degan harga murah. Untuk ukuran 5 Kg Rp 53.000/bungkus dan ukuran 10 Kg Rp 106.000 per bungkus.

“Operasi pasar khusus itu kita lakukan untuk menekan harga beras yang sudah mulai bergerak naik di pasar, supaya harganya tidak terus melonjak dan angka inflasi daerah bisa terkendali,” kata Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki dalam pidatonya  yang dibacakan Asisten III Setda Aceh, Dr Iskandar pada acara launching tanggap inflasi Aceh, yang dilaksanakan di Gudang Bulog Aceh, jalan Blang Bintang, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (2/11).

Bulog Aceh Pasok 14.000 Ton Beras, Menambah Stok Pangan

Turut hadir Kepala BI Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, Kabulog Aceh, Irsan Nasution, Satgas Pangan Aceh, Dandim Aceh Besar  dan pejabat lainnya.

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan, operasi pasar khusus untuk menekan lonjakan harga beras dan lonjakan angka inflasi daerah itu, akan dilanjutkan dengan kegiatan pasar murah pada tanggal 7-14 November 2022 di 23 kabupaten/kota secara serentak, untuk lima komoditi, yaitu beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir dan tepung terigu.

Selanjutnya, untuk tujuan yang sama, pada tanggal 28 November 2022, akan diadakan operasi pasar kembali di 12 lokasi, sesuai permintaan Kabupaten/Kota.

Operasi pasar itu dilakukan untuk komoditi pangan yang mengalami kenaikan harga yang tinggi dan ia memberikan andil kepada pembentukan angka inflasi daerah. Terakhir akan dilakukan Pasar Murah kembali pada tanggal 1-14 Desember 2022, secara serentak di 23 Kabupaten/Kota.

Jajanan Jadul, Ini Resep Kue Beras Mipan Ala Chef Devina Hermawan, Rasanya Kenyal dan Lembut

Lima daerah yang akan mendapat penyaluran beras kualitas premium, pada kegiatan operasi pasar khusus tersebut, sebut Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, dalam pidatonya adalah Banda Aceh, Aceh Besar, Lhokseumawe, Aceh Utara dan Aceh Barat.

Kenapa lima daerah itu menjadi sasaran operasi pasar khusus untuk komoditi beras kualitas premium itu, kata Asisten III Setda Aceh, Dr Iskandar yang didampingi Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Aceh, Marzuki, tiga dari lima daerah tersebut, yaitu Kota Banda Aceh,  Lhokseumawe dan Aceh Barat, menjadi lokasi hitungan angka inflasi untuk provinsi Aceh. sedangkan dua lagi, merupakan daerah pendampingnya, yaitu Aceh Utara dan Banda Aceh.

Harga beras di lima daerah itu sejak bulan Oktober, sampai November ini dan Desember mendatang, terus bergerak naik, makanya perlu ada suntikan beras kualitas premium secara khusus dari Pemerintah Aceh, untuk menormalisasi harga beras di lima daerah itu, harga beras kualitas premiumnya  tidak naik di atas Rp 12.000/Kg.

Beras kualitas premium untuk kantong 15 Kg saat ini, dijual di pasaran umum harga sudah mencapai Rp 180.000/sak atau Rp 12.000/Kg.

Jika Pemerintah Aceh, tidak melakukan intervensi pengendalian harga beras dengan cara menambah stok beras di Pasara, harga beras premium bisa naik lagi di atas Rp 12.000/Kg, sehingga angka inflasi daerah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe dan Aceh Barat, akan naik lagi.

Untuk bulan Oktober lalu, sebut Asisten II Setda Aceh, karena banyak komoditi pangan yang harganya menurun, Aceh tidak mengalami inflasi, melainkan deflasi sebesar 0,25 persen. Meski demikian, dari sejumlah komoditi yang mempengaruhinya sangat tinggi terhadap pembentukan  angka inflasi, adalah beras, harga beras perlu dikendalikan. Untuk kendalikan harga beras yang terus naik tersebut , Pemerintah Aceh perlu menginjeksi stok beras di pasar dengan cara operasi pasar khusus untuk beras kualitas premium.

Beras kualitas premium sebanyak 1.500 ton yang diambil dari Bulog Aceh itu,  kata Marzuki, dimasukkan dalam dua ukuran kantong, yaitu kantong ukuran 5 Kg, dijual secara eceran Rp 53.000/bungkus dan kantong ukuran 10 Kg, dijual secara eceran Rp 106.000/bungkus.

“Beras itu akan disalurkan ke pasar kecamatan yang menjual beras, agara masyarakat yang membutuhkan berasa murah kualitas premium, bisa mendapatkannya dengan mudah,” ujar Marzuki.(*)

Anggota Satlantas Polres Bireuen Pungut Popok Bayi di Tengah Jalan

Pj Bupati Nagan Raya Bahas Kemajuan Pendidikan di Bumuo Rameune

   

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved