Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Memilukan! Nenek Korban Banjir Ditemukan Meninggal, Diduga Terseret Arus Usai Minta Nasi ke Tetangga

Pilunya, nenek bernama Rubimah ini sebelumnya sempat mendatangi rumah tetangganya untuk meminta nasi.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Dok Asrizal
Jasad korban banjir yang meninggal saat dievakuasi menggunakan ambulans pada Minggu (6/11/2022) malam. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Peristiwa memilukan terjadi di Kampung Matangara Jawa, Kecamatan Manyakpayed, Aceh Tamiang.

Seorang nenek berusia 98 tahun yang rumahnya terendam banjir ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya.

Pilunya, nenek bernama Rubimah ini sebelumnya sempat mendatangi rumah tetangganya untuk meminta nasi.

Siapa menyangka, saat pulang sendirian dari rumah tetangganya itu, Nek Rubimah diduga terseret arus banjir tanpa ada yang melihatnya.

Jasad Nek Rubinah (98), ditemukan pada Minggu (6/11/2022) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Jasad korban berada di perkebunan karet yang berada di belakang rumahnya di Dusun Gabungan, Kampung Matangara Jawa, Kecamatan Manyakpayed, Aceh Tamiang.

Baca juga: Nekat Seberangi Sungai Sendirian Sampil Pikul Brondolan Sawit, Pemuda Rantau Selamat Terseret Arus

Informasi ini disampaikan anggota DPRA, Asrizal Asnawi setelah ambulans miliknya terlibat dalam mengevakuasi jasad korban.

"Jenazah sudah kami evakuasi ke Matangcincin, kami ikut berduka atas kejadian ini," kata Asrizal.

Dia kemudian menyampaikan, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat mendatangi rumah tetangga, sekira pukul 16.00 WIB, untuk meminta nasi.

Selanjutnya korban pulang dengan berjalan kaki menyusuri jalan yang masih tergenang banjir.

Di sis lain, keluarga tak curiga ketika mengetahui korban tidak ada di rumah karena pada saat itu ada anaknya yang sedang mengadakan kenduri.

"Keluarga menduga sore itu korban pergi ke rumah anaknya yang sedang kenduri," kata Asrizal Asnawi.

Baca juga: Jalan Tergenang Banjir Setinggi 40 Cm, Lintas Nasional Tapaktuan-Subulussalam Terganggu

Keluarga maupun tetangga mulai panik ketika korban tak kunjung pulang hingga Magrib.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved