Breaking News

Info Distanbun Aceh

Budidaya Tanaman Sehat Padi Mendulang Emas

Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh saat ini sedang menggalakkan budidaya tanaman sehat padi di Aceh.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: IKL
For Serambinews
POPT sedang melakukan pengamatan jumlah populasi hama wereng coklat untuk menyimpulkan langkah pengendalian yang tepat sesuai dengan prinsip PHT (Pengendalian Hama Terpadu) 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh saat ini sedang menggalakkan budidaya tanaman sehat padi di Aceh.

Langkahnya, dengan menggunakan agroinput ramah lingkungan atau non kimia. Sehingga menghasilkan padi yang maksimal.

Dalam panen padi Oktober 2022 di Dem Area Budidaya Tanaman Sehat (BTS), Desa Tampui Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya seluas 25 Hektare, mampu memberikan hasil yang menggembirakan.

Kepala UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Zulfadli SP, MP mengatakan, terlihat jelas perbedaan fisik tanaman padi yang menggunakan agroinput ramah lingkungan (non kimia) dengan tanaman padi yang menggunakan agroinput kimia.

Berdasarkan monitoring tim Distanbun Aceh ke lapangan dan diskusi dengan petani, menunjukkan bahwa tanaman padi terlihat lebih kokoh, bulirnya lebih banyak dan berisi.

Serta serangan OPT yang lebih rendah dibandingkan yang kimia ataupun penanaman sebelumnya.

Petak tetap sebagai indikator perkembangan populasi hama dan penyakit pada suatu kawasan pertanian
Petak tetap sebagai indikator perkembangan populasi hama dan penyakit pada suatu kawasan pertanian (For Serambinews)

Selain itu, kata Zulfadli, Provitas gabah saat panen menunjukkan angka yang lebih tinggi mencapai 9,9 Ton/Ha dibandingkan MT sebelumnya yaitu 7 Ton/Ha.

Hal yang sama juga terjadi di lokasi budidaya tanaman sehat (BTS) Aceh Utara yang panen pada 28 Oktober 2022 tepatnya di Desa Meunasah Meucat, Kecamatan Nisam, yang provitasnya mencapai di atas 10 Ton/Ha dibandingkan sebelumnya 6,5 Ton/Ha.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pidie Jaya dan Aceh Utara adalah lokasi ketiga dan keempat yang sudah panen BTS, sebelumnya keberhasilan BTS juga sudah diakui di Aceh Besar dan Aceh Timur.

“Saat ini lokasi BTS yang belum panen hanya Nagan Raya karena adanya pergeseran tanam. Setiap kabupaten mendapatkan alokasi seluas 50 Ha dengan total luas untuk Aceh 250 Ha, sebagai areal percontohan bagi petani setempat,” ujarnya.

Tahun ini adalah tahun kedua pelaksanaan kegiatan cikal bakal pertanian organik ini, sebelumnya pada 2021 mendapatkan alokasi seluas 350 Hektar yang tersebar di lima kabupaten.
Budidaya Tanaman Sehat adalah metode budidaya yang diadopsi dari salah satu prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT).

Baca juga: Distanbun Aceh Programkan Budidaya Tanaman Sehat Padi untuk Mendulang Pertanian EMAS

Strateginya dengan memadukan semua tehnologi budidaya berbasis ramah lingkungan sehingga dihasilkan tanaman yang sehat dan akan menjadi pangan yang sehat untuk pola hidup yang sehat beriringan dengan terjaganya kualitas lingkungan hidup.

Agroinput yang dibantu untuk kegiatan ini mulai dari penggunaan benih varietas unggul, perbaikan kesuburan tanah dengan Pembenah Tanah Organik (PTO), pupuk hayati, pestisida biologi dan pestisida nabati.

Selain itu petani juga diarahkan untuk menanam refugia yaitu aneka tanaman yang mempunyai warna bunga mencolok seperti bunga matahari, kenikir dan bunga kertas. Tujuannya untuk menjadi rumah sekaligus penyedia makanan bagi musuh alami predator di pertanaman. Hal ini menjadikan areal BTS terlihat indah dan menarik bagi lingkungan sekitar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved