Kamis, 23 April 2026

Internasional

Sebut Roti Makanan Masyarakat Bodoh, Ketua Produsen Roti Turki Ditangkap

Ketua Produsen Roti Cihan Kolivar ditangkap oleh pasukan keamanan setelah menyebut roti sebagai makanan pokok masyarakat bodoh.

Editor: M Nur Pakar
()
Ketua Produsen Roti Turki, Cihan Kolivar 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Ketua Produsen Roti Cihan Kolivar ditangkap oleh pasukan keamanan setelah menyebut roti sebagai makanan pokok masyarakat bodoh.

Cihan Kolivar menjadi tamu di saluran TV Haberturk pada Senin (7/11/2022) ketika membuat pernyataan yang tidak biasa saat membahas kenaikan biaya roti di negara itu.

“Roti menjadi makanan pokok masyarakat bodoh,” katanya.

“Saya berbicara secara ilmiah, bukan dari ingatan," ujarnya.

"Konsumsi per kapita 210 kilogram; di Swedia, Norwegia dan Jepang, 50 kilogram," tambahnya.

"Masyarakat kita sudah jenuh dengan roti dan para manajer telah melakukannya selama 20 tahun," jelasnya.

Dilansir AFP, Jumat (11/11/2022), sebuah video insiden yang menjadi viral di Twitter Turki menunjukkan pembawa acara mengutuk komentar Kolivar.

Baca juga: Kisah Polisi Baik, Bripka Septinus Kerap Beli Roti & Cemilan Bujuk Generasi Muda Papua Rajin Belajar

"Tunggu sebentar, semua orang meletakkannya di meja mereka,” jawab presenter Afsin Yurdakul.

Komentar Kolivar telah memicu perdebatan online yang panas.

Beberapa pengguna mengejeknya dan yang lain sebagian mendukung tesis ketua serikat pekerja.

Seorang pengguna di Twitter mengomentari episode tersebut dengan mengatakan:

“Bayangkan kekuatan Turkiye jika semua orang Turki mengonsumsi 25 kilogram daging seminggu.”

Meskipun roti adalah makanan pokok di seluruh dunia, roti memiliki arti khusus di Timur Tengah.

Pada awal tahun 2000, Turkiye masuk dalam Guinness World Records dengan menjadi negara dengan konsumsi roti per kapita tertinggi di dunia yaitu 199,6 kilogram per orang.

Baca juga: Antrean Panjang di Toko Roti Berubah Jadi Ajang Perkelahian Pembeli dan Penjual

Dengan orang Turki makan lebih dari tiga kali berat badan rata-rata mereka sendiri dalam roti setiap tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved