Breaking News:

Internasional

Pengadilan Iran Kembali Vonis Mati Seorang Demonstran Anti-Pemerintah

Pengadilan Iran menjatuhkan hukuman mati kedua dalam tiga hari terakhir ini terhadap seorang demonstran anti-pemerintah

Editor: M Nur Pakar
AFP/UGC
Pasukan keamanan Iran memperingatkan penduduk di sebuah kompleks di Distrik Chitgar di Ibu Kota Teheran agar tidak ikut demonstrasi, Selasa (1/11/2022). 

SERAMBINEWS.COM, TEHERAN - Pengadilan Iran menjatuhkan hukuman mati kedua dalam tiga hari terakhir ini terhadap seorang demonstran anti-pemerintah.

“Pengadilan revolusioner menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa lain yang dituduh meneror orang di jalan dengan menggunakan senjata tajam," kata situs pengadilan Mizan Online.

Terdakwa juga membakar sepeda motor warga, dan menyerang seseorang dengan pisau,”

“Terdakwa adalah musuh Tuhan karena menggunakan senjata tajam yang menyebabkan teror,” lapornya.

Iran pada Minggu (13/11/2022) menjatuhkan hukuman mati pertama atas protes yang meletus pada 16 September 2022, saat Mahsa Amini meninggal dalam tahanan polisi moral Iran.

Baca juga: Wanita Pembangkang Iran Temui Presiden Prancis, Macron Akui Revolusi Iran Sedang Berjalan

Di antara dakwaan yang dikeluarkan terhadap terpidana pertama membakar gedung pemerintah.

Kemudian, mengganggu ketertiban umum, berkumpul dan konspirasi untuk melakukan kejahatan terhadap keamanan nasional.

Bahkan, menjadi "musuh Tuhan dan korupsi di bumi.

Lima orang lainnya dijatuhi hukuman penjara 5 sampai 10 tahun karena berkumpul dan bersekongkol untuk melakukan kejahatan terhadap keamanan nasional dan mengganggu ketertiban umum.

Hukuman telah dikeluarkan di pengadilan tingkat pertama, yang berarti mereka dapat mengajukan banding.(*)

Baca juga: Iran Eksekusi Dua Pria, Dituduh Membunuh Empat Polisi Perbatasan Pada 2016

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved