Senin, 20 April 2026

Gempa Terkini

Gempa di Cianjur: Warga Panik, Bangunan Roboh hingga Korban Terjepit Reruntuhan

Gempa magnitudo 5,6 di Cianjur Jawa Barat cukup membuat warga panik, pasalnya sejumlah bangunan roboh hingga ada korban yang terjepit di reruntuhan.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Tangkap Layar Twitter @muridnaw
Gempa magnitudo 5,6 di Cianjur Jawa Barat cukup membuat warga panik, sejumlah bangunan roboh hingga ada korban yang terjepit di reruntuhan. 

Dikutip Serambinews.com dari situs BMKG, gempa bumi magnitudo 5,6 tersebut terjadi pada pukul 13:21:10 WIB.

Gempa bumi terjadi pada titik koordinat 6,84 lintang selatan (LS) dan 107,05 bujur timur (BT).

Pusat gempa berada di 10 kilometer (Km) barat daya Cianjur, Jabar.

Gempa tersebut pada kedalaman 10 Km.

Menurut penjelasan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Gempa tersebut dirasakan hingga MMI V Cianjur, IV-V Garut, IV-V Sukabumi, III Cimahi, III Lembang, III Kota Bandung, III Cikalong Wetan, III Rangkasbitung, III Bogor, III Bayar, I-III Rancaekek, II-III Tangerang Selatan, II-III DKI Jakarta, II-III Depok.

Memahami arti Skala MMI

MMI merupakan singkatan dari Modified Mercalli Intensity.

Dikutip dari laman resmi BMKG, skala Mercalli adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Satuan ini diciptakan oleh seorang vulkanologis dari Italia yang bernama Giuseppe Mercalli pada tahun 1902.

Skala Mercalli terbagi menjadi 12 pecahan berdasarkan informasi dari orang-orang yang selamat dari gempa tersebut dan juga dengan melihat serta membandingkan tingkat kerusakan akibat gempa bumi tersebut.

Baca juga: Gempa Guncang Cianjur Jawa Barat, Ini Foto-foto Bangunan Rusak Parah

Skala Mercalli adalah sangat subjektif dan kurang tepat dibanding dengan perhitungan magnitudo gempa yang lain.

Oleh karena itu, saat ini penggunaan Skala Richter lebih luas digunakan untuk mengukur kekuatan gempa bumi.

Tetapi skala Mercalli yang dimodifikasi, pada tahun 1931 oleh ahli seismologi Harry Wood dan Frank Neumann masih sering digunakan.

Terutama apabila tidak terdapat peralatan seismometer yang dapat mengukur kekuatan gempa bumi di tempat kejadian.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved