Jumat, 8 Mei 2026

Internasional

Warga Rusia Abaikan Sanksi Penerbangan Uni Eropa, Berduyun-Duyun ke Spanyol

Warga Rusia yang khawatir wajib militer ke Ukraina semakin banyak melakukan perjalanan udara ke Spanyol.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Alessandro RAMPAZZO
Warga Rusia yang lari dari negaranya naik bus setelah melalui pemeriksaan paspor di pos pemeriksaan Vaalimaa, Finlandia, perbatasan dengan Rusia pada 29 September 2022. 

SERAMBINEWS.COM, MADRID - Warga Rusia yang khawatir wajib militer ke Ukraina semakin banyak melakukan perjalanan udara ke Spanyol.

Padahal, ada pembatasan yang diberlakukan oleh Uni Eropa pada penerbangan Rusia setelah invasi ke Ukraina.

Jumlah visa Schengen jangka pendek yang diberikan kepada warga negara Rusia oleh Spanyol sepanjang tahun ini meningkat hampir tiga kali lipat menjadi 108.862 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Spanyol menolak mengomentari alasan kenaikan tersebut, seperti dilansir Bloomberg, Selasa (22/11/2022).

Sementara jumlah keseluruhan visa yang dikeluarkan masih di bawah tingkat sebelum pandemi Covid-19.

Peningkatan tersebut menunjukkan peningkatan perjalanan oleh warga Rusia ke Eropa Barat, meskipun Uni Eropa membatasi pesawat Rusia.

Baca juga: Ukraina Siap Perang, Tolak Berunding dengan Rusia, Minta Barat Kirim Senjata Lebih Banyak Lagi

Larangan pelancong Rusia oleh negara-negara Eropa timur, termasuk Polandia dan Republik Ceko, dapat mendorong beberapa orang untuk beralih ke Eropa barat, kata seorang diplomat Eropa.

Ekonom memperkirakan jutaan orang Rusia telah meninggalkan negara mereka sejak negranya invasi ke Ukraina.

Sebuah tren yang meningkat setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan mobilisasi militer parsial pada September 2022.

Uni Eropa menangguhkan perjanjian fasilitasi visa dengan Rusia pada September 2022.

Sehingga, berpotensi memperlambat masuknya warganya dengan menaikkan biaya dan menambahkan persyaratan dokumentasi.(*)

Baca juga: Pasukan Rusia Bombardir Infrastruktur Sipil di Kramatorsk dan Sviatohirsk, Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved